PT Bank Sahabat Sampoerna menyampaikan kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sepanjang 2025 menunjukkan ketahanan yang cukup baik, meski pertumbuhannya berlangsung selektif. Perbedaan kinerja paling mencolok terlihat pada kemampuan pelaku usaha dalam beradaptasi dengan ekosistem digital. Direktur Finance & Business Planning Bank Sahabat Sampoerna Henky Suryaputra mengatakan, di tengah ekonomi nasional yang mulai tumbuh stabil, tekanan terhadap UMKM tidak hanya berasal dari melemahnya daya beli, tetapi juga dari perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin digital serta kenaikan biaya logistik.
