Pemerintah akan mulai proses perbaikan 100.000 hektare sawah yang terdampak banjir dan longsor di DI Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat besok, Kamis (15/1). Kementerian Pekerjaan Umum akan membangun kembali sawah yang rusak berat, sementara sawah yang rusak sedang dan ringan akan dibangun Kementerian Pertanian. Staf Khusus Menteri Bidang Kebijakan Pertanian Kementan Sam Herodian mengatakan anggaran yang dikeluarkan kantornya dalam proses perbaikan sekitar Rp 5 triliun. Proses perbaikan sawah rusak sedang dan ringan akan rampung sebelum musim hujan berakhir atau pada Februari 2026. Sam menyampaikan sawah yang diperbaiki Kementan dapat mengikuti musim Tanam Gadu atau pad April-Juli 2026. Dengan demikian, petani dapat menikmati panen pada musim kemarau tahun ini, yakni Agustus-Oktober 2026. Lebih dari seperempat total lahan sawah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat rusak akibat bencana banjir dan longsor November lalu. Sebagian petani di kawasan tersebut diperkirakan tidak akan menikmati Panen Raya pada April-Mei 2026.
