Presiden Prabowo memerintahkan OIKN dan Kementerian Pekerjaan Umum mempercepat pembangunan fasilitas legislatif dan yudikatif di IKN, serta memberikan koreksi pada desain serta fungsi bangunan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Prabowo menekankan kualitas dan fungsi gedung, dengan target penyelesaian ketiga fungsi pada tahun 2028 setelah menerima laporan progres dari Kepala OIKN.
Gedung-gedung eksekutif seperti Istana Negara dan Istana Garuda sudah selesai, sementara anggaran Rp 48,8 triliun dialokasikan untuk pembangunan gedung parlemen, yudikatif, dan infrastruktur penunjangnya dalam lima tahun ke depan.
