Khamenei Tolak Mundur, Tuduh AS Cawe-cawe Demo karena Mau Minyak Iran

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan Republik Islam Iran tak akan mundur hanya karena diguncang demo yang ditunggangi oleh Amerika Serikat (AS). Dalam pernyataan di Provinsi Qom pada 9 Januari lalu, Khamenei mengatakan situasi panas di Iran saat ini disebabkan oleh AS. Ia berujar AS memulai konflik di Iran karena ingin merebut minyak Teheran seperti yang dilakukan pada Venezuela. Khamenei menuturkan AS berupaya memanas-manasi unjuk rasa di Iran karena ingin merebut kekayaan Iran serta menggulingkan Republik Islam.

Meski begitu, ia menegaskan Republik Islam Iran tak akan goyah dan mundur. Sebab segala upaya yang dilakukan AS sejak dulu pun terbukti tak pernah berhasil. Pada kesempatan itu, Khamenei menyinggung desakan sejumlah pedemo yang ingin agar Iran kembali ke monarki. Ia mengingatkan kembali rakyat Iran akan perjuangan Teheran sampai ke titik ini di bawah Republik Islam.

Khamenei berujar Iran bisa sekuat sekarang karena Republik Islam yang memerintah. Jika demokrasi atau monarki yang memerintah, keadaan Iran tak akan seperti ini. AS dan Israel sejak awal menyuarakan dukungan kepada rakyat Iran untuk cepat-cepat menggulingkan Khamenei. Presiden AS Donald Trump bahkan menyatakan bakal turun tangan membantu warga Iran jika aparat melakukan kekerasan.

Search