Hasil jajak pendapat “Kompas” yag diselenggarakan Desember lalu menunjukkan konsistensi publik menolak pilkada oleh DPRD. Mayoritas publik tetap menghendaki pilkada langsung yakni sebanyak 77,3 persen dan hanya 5,6 persen saja yang memilih pilkada oleh DPRD.
Jajak pendapat ini dilakukan melalui telepon terhadap 510 responden dari 76 kota di 38 provinsi yang dipilih secara acak. Pada tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error penelitian 4,24 persen.
Mayoritas dukungan terhadap pelaksanaan pilkada langsung juga tampak di kalangan pemilih partai-partai politik yang sebelumnya mengusulkan agar pilkada dilakukan melalui DPRD. Tercatat, lebih dari separuh pemilih Partai Gerindra, Golkar, PAN, PKB, Demokrat, dan Nasdem pada Pemilu 2024 menyatakan pilihan mereka tetap mendukung mekanisme pilkada langsung.
