Rehabilitasi Faskes Terdampak Bencana Sumatera Rampung Maret

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menargetkan pemulihan infrastruktur fasilitas kesehatan di tiga provinsi Sumatera yang terdampak bencana dapat selesai sepenuhnya pada Maret 2026. Langkah pemulihan fasilitas kesehatan terdampak bencana ini dilakukan ke dalam beberapa tahap. Sembari memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses medis meski dalam kondisi darurat.

Pada fase awal, pembersihan sisa material banjir dan lumpur diprioritaskan, upaya tersebut telah membuahkan hasil pada pertengahan Desember 2025 lalu. Di mana seluruh rumah sakit yang terdampak parah telah berhasil dibuka kembali untuk melayani pasien, khususnya pada unit gawat darurat (IGD). Dari 850 puskesmas yang sempat berhenti beroperasi saat bencana, kini tinggal empat unit yang masih dalam proses pemulihan intensif agar bisa segera melayani warga kembali.

Kementerian Kesehatan pun telah menggandeng sejumlah perusahaan otomotif untuk menerjunkan montir langsung ke lokasi bencana melalui layanan servis jemput bola pada ambulans yang terdampak banjir serta mengerahkan teknisi ke seluruh titik untuk mengidentifikasi perangkat mana saja yang masih bisa diselamatkan atau harus diganti baru. Menurut Menkes dibutuhkan anggaran sekitar Rp 500 miliar untuk perbaikan dan penggantian alat kesehatan yang rusak dan sarana prasarananya.

Search