Serangan Amerika Serikat ke Venezuela dinilai belum berdampak signifikan terhadap harga BBM di Indonesia. Hal ini karena Indonesia tidak mengimpor minyak mentah dari Venezuela, meski pemerintah tetap menyiapkan langkah antisipasi.
Intervensi AS dipandang sebagai upaya mengubah geopolitik energi global dan berpotensi memicu ketidakpastian harga minyak dunia. Kondisi ini dapat berdampak tidak langsung bagi Indonesia melalui tekanan subsidi energi dan stabilitas nilai tukar. Anak usaha Pertamina, PIEP, yang memiliki aset migas di Venezuela menyatakan bahwa situasi terkini belum berdampak pada aset maupun staf mereka. Perusahaan terus memantau perkembangan situasi secara cermat dan berkoordinasi dengan KBRI di Caracas.
