Sektor kehutanan mengalami penurunan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2025 menjadi Rp 97,22 triliun, lebih rendah dari capaian tahun sebelumnya. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor ini juga tercatat turun menjadi Rp 6,53 triliun. Investasi subsektor kehutanan di tingkat hulu menurun signifikan pada 2025 menjadi Rp 13,6 triliun.
Namun, investasi di tingkat hilir untuk percepatan hilirisasi kayu log mampu menyumbang investasi sebesar Rp 36,6 triliun. Di tengah tren penurunan, geliat ekonomi masyarakat di sekitar kawasan hutan justru menunjukkan peningkatan. Nilai transaksi kelompok tani hutan dan kelompok usaha perhutanan sosial pada triwulan III 2025 mencapai Rp 4,29 triliun, lebih tinggi dari capaian 2024.
