Perkembangan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang 2025 menunjukkan pergeseran signifikan ke sektor produksi. Pemerintah menyampaikan bahwa porsi penyaluran ke sektor tersebut telah mencapai 60,7% dari total target Rp286 triliun. Angka ini disebut sebagai capaian tertinggi sejak skema KUR diterapkan, karena selama lima tahun terakhir porsi penyaluran ke sektor produksi tidak pernah menyentuh 60%.
Dalam evaluasi terbaru, pemerintah menyampaikan bahwa kinerja KUR tahun ini sudah merealisasikan pembiayaan sebesar Rp238 triliun atau sekitar 83% dari target. Sementara itu, penyerapan dari sisi debitur baru mencapai 96%, yaitu 2,25 juta dari target 2,34 juta debitur. Pemerintah juga mencatat bahwa debitur graduasi—yakni pelaku usaha yang berhasil naik kelas dari pembiayaan KUR ke pembiayaan komersial—telah melampaui target dengan realisasi 112% atau sekitar 1,3 juta debitur.
