Dirut KCIC Serahkan Urusan Utang Kereta Cepat Whoosh ke Danantara

Direktur Utama KCIC menyerahkan urusan penyelesaian utang Kereta Cepat Whoosh kepada Badan Pengelola Investasi daya Anagata Nusantara atau Danantara. Penegasan ini disampaikan usai pertemuan dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Utang proyek Whoosh membengkak akibat peningkatan biaya atau cost overrun sebesar US$ 1,2 miliar dari total investasi US$ 7,27 miliar.

Sebagian besar investasi proyek ini dibiayai melalui pinjaman dari China Development Bank. Pemerintah mempertimbangkan opsi menanggung sebagian biaya operasional melalui skema APBN, namun Menteri Keuangan menyatakan sikap tidak ingin menggunakan APBN untuk membayar utang tersebut. Pembahasan mengenai skema penyelesaian utang ini masih belum mencapai keputusan final.

Search