Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan, pihaknya akan terus mendorong hilirisasi dan ekspor produk pertanian agar keuntungan yang dinikmati petani bisa lebih besar. Pernyataan ini disampaikan Amran menyusul rilis Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyatakan nilai produk domestik bruto (PDB) sektor pertanian pada triwulan III-2025 meningkat menjadi Rp 869,4 triliun (harga berlaku) dari Rp 822,6 triliun pada triwulan II-2025. Sektor pertanian disebut menjadi penopang utama ekonomi nasional dengan kontribusi 14,35 persen terhadap PDB. Menurut Amran, capaian itu merupakan buah dari kebijakan pemerintah yang memperkuat ketahanan pangan dan menggenjot produktivitas pertanian. Sejumlah kebijakan itu antara lain, perbaikan irigasi, modernisasi alat dan mesin pertanian, hingga perluasan areal tanam.
