Pertamina Terima 800 Laporan Kendaraan ‘Brebet’ di Jatim, 57% Aduan Selesai Ditangani

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) berkomitmen untuk menangani segenap laporan masyarakat Jatim mengenai fenomena kendaraan yang tiba-tiba tersendat atau brebet, diduga usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menjelaskan tercatat ada 800 laporan kendaraan brebet yang diterima pihaknya. Ia pun menegaskan sebagian besar aduan tersebut telah ditindaklanjuti. “Dari 800 laporan, sebanyak 462 keluhan sudah selesai ditangani oleh Pertamina Patra Niaga. Artinya penyelesaian sudah mencapai 57%, dengan pemberian kompensasi terukur dan sesuai prosedur,” ucap Ahad, Selasa (4/11/2025). Ahad menyatakan bahwa pihaknya juga memberikan kompensasi bagi pelanggan yang kendaraannya bermasalah usai mengisi BBM, dengan catatan menunjukkan bukti perbaikan yang telah divalidasi oleh bengkel-bengkel rekanan Pertamina. “Kompensasi akan diberikan kepada pelanggan yang terdampak setelah proses pemeriksaan dan validasi dari bengkel mitra selesai dilakukan,” tegasnya. Secara khusus, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan masyarakat terkait kendala pada mesin kendaraan, diduga setelah mengisi BBM jenis Pertalite.

Search