Presiden Prabowo Subianto menggelar reshuffle alias perombakan dalam Kabinet Merah Putih. Salah satunya adalah mengganti Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Prabowo mengganti Sri Mulyani, dan menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai penggantinya. Selama ini Purbaya menjabat Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Usai pelantikan di Istana Negara, Purbaya melontarkan 3 hal yang membuatnya dianggap layak memegang jabtan Menkeu menggantikan Sri Mulyani: Purbaya mengklaim alasan Prabowo memilihnya lantaran dianggap sebagai sosok yang jago menangani ekonomi. Hal ini terjadi pada saat agenda Sarasehan Ekonomi 2025 yang digelar pada Selasa, 8 April 2025 lalu. Purbaya juga mengaku menerima arahan dari Prabowo agar mengutamakan pertumbuhan ekonomi sesuai target yang dicanangkan, yakni sebesar 8%. Ia mengaku akan berusaha mengejar target. Mungkin dua bulan, tiga bulan dari sekarang, Indonesia cerah kelihatan lagi. Diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rontok 1,28% ke level 7.766,84 kala Prabowo melantik Purbaya sebagai pengganti Sri Mulyani. Ia pun menanggapinya dengan santai lantaran pengalamannya sebagai pelaku pasar lebih dari 15 tahun.
