Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) akan terlibat dalam pembangunan klaster pertanian modern dengan mengirimkan 300-500 instruktur yang siap melatih petani di lima provinsi fokus, yaitu Papua Selatan, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan. Kerja sama ini ditandatangani oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan petani muda dalam menghadapi tantangan pertanian modern, terutama dalam penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Dukungan jejaring SMK yang memiliki keahlian teknik juga diharapkan dapat memperbesar jumlah instruktur yang terlibat.
Pelatihan ini akan difokuskan pada kemampuan petani milenial untuk mengoperasikan dan memperbaiki alsintan secara mandiri, serta meningkatkan kompetensi mereka melalui sertifikasi dari Kemenaker. Menteri Pertanian Amran menambahkan bahwa klaster pertanian modern sudah dibangun dengan optimasi lahan rawa, serta pengiriman lebih dari 3.000 unit alsintan ke wilayah tersebut. Sebanyak 27.000 petani diharapkan mendapat manfaat dari pelatihan ini untuk memperkuat sektor pertanian di Indonesia.