Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap pengamatan satelit menunjukkan tingkat kenaikan permukaan air laut global meningkat lebih dari dua kali lipat sejak 2022. Berdasarkan laporan ilmiah, pada 2002, kenaikan permukaan laut rata-rata berkisar 2,14 mm per tahun. Namun, pada periode 2013 sampai 2022, kenaikan permukaan laut meningkatkan signifikan, yakni 4,72 milimeter (mm) per tahun. Kenaikan permukaan laut, akan menyempitkan daratan hingga menenggelamkan pulau kecil.
Menurut data lembaga antariksa AS NASA, laju kenaikan ketinggian permukaan laut rata-rata global (GMSL) sejak 1993 hingga sekarang mencapai 3,4 milimeter per tahun. Dan terdapat indikasi bahwa laju kenaikan GMSL telah meningkat selama pencatatan satelit altimeter. GMSL sendiri merupakan ukuran integratif mengenai keadaan sistem iklim, yang mencakup lautan dan kriosfer (bagian bumi yang tertutup es), dan merupakan indikator penting soal apa yang terjadi pada iklim saat ini dan nanti.
