Soekarwo: Indonesia Harus Memperkuat Kemandiran Pangan

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Soekarwo, menjadi narasumber dalam focus group discussion (FGD)  dengan tema ‘Kesiapan Indonesia dan Jawa Timur Menghadapi Krisis Pangan Global’ yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jawa Timur (DPD Golkar Jatim) di Surabaya, Selasa malam (21/6/2022).
FGD ini juga  menghadirkan Ketua DPD Golkar Jatim yang juga  Wakil Ketua Komisi VI DPR RI M.Sarmuji, Kepala Dinas Pertanian Jawa Timur dan sejumlah anggota DPRD Jawa Timur.
Pakde Karwo menyatakan dunia saat ini dan kedepan akan terus  menghadapi permasalahan serius di bidang energi, pangan dan keuangan. “Ancaman krisis pangan global, memang semakin nyata dan terasa setelah munculnya perang Rusia-Ukraina. Bahkan semakin melebar menjadi krisis energi akibat harga sumber energi semakin mahal karena sulit didapat. Padahal sebelumnya ancaman krisis pangan itu sudah diprediksi akan muncul akibat terjadinya perubahan iklim,” kata Pakde Karwo.
Untuk itu, Pakde Karwo mengingatkan pentingnya Indonesia memperkuat kemandirian  pangan dalam negeri dengan kebijakan-kebijakan yang pro dan menyejahterakan petani.  “Kita patut bersyukur Indonesia memiliki bahan pangan lokal yang beragam. Ada sagu, ada cantel, pohong. Kita sekitar tahun 1984 pernah  swasembada beras, nanti bisa dimaksimalkan lagi potensi lain. Saya kira dengan kemandirian negara kita, Indonesia bisa mempersiapkan sejak dini, mengantisipasi kelangkaan pangan,” kata Pakde Karwo.