Sidarto Danusubroto menjadi Keynote Speaker pada Sosialisasi Menjaga dan Mengawal NKRI yang Pro Kebhinekaan

Sidarto Danusubroto, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, menjadi Keynote Speaker pada Sosialisasi “Menjaga dan Mengawal NKRI Yang Pro Kebhinekaan” bertempat di Gedung Mahakam Polda Kalimantan Timur, pada Hari Rabu, 26 Januari 2022.

Sosialisasi “Menjaga dan Mengawal NKRI Yang Pro Kebhinekaan” dihadiri oleh Wakapolda Kalimantan Timur, segenap pejabat Utama Pamen dan Pamma Polresta Balikpapan. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, diikuti secara langsung oleh sekitar 200 orang personil, sedangkan selebihnya sekitar 5000 orang personil dari 9 Mapolres dan Mapolresta Kalimantan Timur mengikuti secara virtual.

Pembekalan ini diharapkan menjadi acuan untuk mengoptimalkan upaya nyata jajaran Polda Kaltim dalam merawat Kebhinekaan demi terwujudnya harmonisasi masyarakat. Upaya ini pada gilirannya akan menjaga stabilitas kamtibnas yang terkendali, menyukseskan pembangunan dan agenda-agenda pemerintah di Provinsi Kalimantan Timur.

Sidarto menyampaikan kedatangannya sebagai Anggota Wantimpres ke Polda Kalimantan Timur sekaligus untuk mengapresiasi kinerja jajaran kepolisian dan TNI dalam penanganan Covid-19. Namun diingatkannya, selain vaksinasi Covid-19, Indonesia juga harus secara teratur melakukan “Vaksinasi Ideologi.”

Kebhinekaan adalah sebuah anugerah dari Yang Maha Kuasa. Kebhinekaan Indonesia adalah aset berharga yang menyimpan berbagai kekayaan lokal sebagai modal bagi kemakmuran dan kesejahteraan bangsa.

Lebih lanjut, Sidarto Danusubroto mengatakan bahwa tugas dan tanggung jawab Anggota Polri juga sangat beragam. Berikanlah yang terbaik dari potensi yang dimiliki untuk bangsa dan negara dengan tetap mengedepankan sikap profesional, integritas, dan karakter yang positif serta dilandasi oleh akhlak yang baik. Tantangan yang dihadapi tentunya tidak ringan. Namun jika berpedoman kepada sikap PRESISI yang menjadi motto Polri, para anggota akan tetap berdiri teguh dan tidak terpengaruh oleh banyaknya masalah, persoalan, tantangan, maupun godaan dalam menjalankan tugas pengabdiannya.