dicetak pada tanggal: 30 Agustus 2026 2:48 AM

Cari Dana Rp32 T, Kantor Purbaya Lelang 9 Seri Surat Utang 1 September

Pemerintah bakal kembali menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah pada Selasa, 1 September 2026. Lelang ini menjadi salah satu instrumen pembiayaan untuk menutup sebagian target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Pemerintah menetapkan target indikatif sebesar Rp32 triliun, dengan target maksimal yang bisa diserap mencapai 150% dari target indikatif tersebut, atau setara Rp48 triliun.

Ada sembilan seri SUN yang akan ditawarkan dalam lelang kali ini, terdiri dari tiga seri Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan enam seri Obligasi Negara (ON) berjenis Fixed Rate (FR). Penjualan SUN dilaksanakan melalui sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction) dengan metode harga beragam (multiple price).

Danantara Suntik Rp456 M ke Adhi Karya Bereskan Proyek Mandek LRT City

Danantara Indonesia akan menyuntikkan Rp456 miliar ke PT Adhi Karya (Persero) Tbk untuk menyelesaikan proyek Apartemen LRT City yang mangkrak. Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengungkap masih sekitar 2 ribu konsumen Apartemen LRT City yang belum mendapatkan haknya. Dony mengatakan Danantara berkomitmen menyelesaikan permasalahan ini. Menurut dia, penyelesaian proyek ini penting karena perusahaan tidak boleh merugikan masyarakat.

Proyek apartemen LRT City yang kini mangkrak, yakni LRT City Ciracas dan LRT City Tebet. Pekerjaan interior dan pembangunan fasilitas terhenti sejak setelah Lebaran 2025. Sementara itu, LRT City Cibubur belum memasuki tahap pembangunan fisik. Hingga kini, lahan proyek tersebut masih berupa area kosong. Berdasarkan data ADCP, sekitar 2.400 konsumen hingga kini belum menerima unit apartemen yang telah dibeli. Sebagian besar konsumen dijanjikan serah terima pada periode 2023 hingga 2024.

Kejar Swasembada Gula 2 Tahun, Pemerintah Siapkan Rp 1,7 Triliun untuk Peremajaan Pohon Tebu

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, berusaha swasembada gula bisa terwujud dalam dua tahun dengan memperluas areal tanam menjadi 30 hektar di Lampung. Namun, Amran bilang, untuk meningkatkan produksi gula nasional, maka tidak cukup hanya mengandalkan perluasan areal tanam saja. Kementan juga harus memperbaiki produktivitas tanaman dengan melakukan peremajaan tebu rakyat.

Sekitar 86 persen tanaman tebu rakyat atau plasma butuh untuk diremajakan. Oleh karena itu, pemerintah sudah menyediakan budget khusus untuk mendukung proses peremajaan pohon tebu. “86 persen itu plasma, tebu rakyat yang tidak layak, dibongkar. Sehingga Bapak Presiden perintahkan, kami diberi anggaran Rp 1,7 triliun untuk membongkar plasma-plasma ini menjadi tebu baru,” kata Mentan Amran. Kementan menargetkan, program peremajaan tebu rampung dalam waktu tiga tahun.

Bappenas: Indonesia Terjebak 3 Dekade Jadi Negara Berpendapatan Menengah

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyebut Indonesia sudah terlalu lama berada dalam kelompok negara berpendapatan menengah. Pambudy mengatakan, Indonesia telah keluar dari kategori negara berpendapatan rendah sejak 1993. Namun, dalam kurun waktu lebih dari tiga dekade, Indonesia belum mampu melompat menjadi negara berpenghasilan tinggi.

Pambudy menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berkualitas, inklusif, berkelanjutan, serta meningkatkan kapasitas produksi, kesempatan kerja, daya saing industri, dan pendapatan per kapita, sambil mengurangi kesenjangan. Dalam RKP 2027, target pertumbuhan 6 % akan dicapai melalui penguatan produktivitas, peningkatan investasi, percepatan industrialisasi, pengembangan industri strategis, produksi pangan, dan program Prokesra untuk 10 juta penduduk yang berusaha dan bekerja.

BI Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh hingga 5,9-6% pada 2027

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 berada di kisaran 5,1% hingga 5,9% menuju 6%. Proyeksi tersebut disampaikan Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR, Kamis (27/8). Aida mengatakan, proyeksi tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dan otoritas moneter untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah masih tingginya risiko perekonomian global.

Pertumbuhan dapat melampaui batas atas proyeksi menjadi 6 % bila prospek ekonomi global membaik, aliran modal masuk meningkat, proyek strategis nasional dipercepat, dan penerimaan devisa ekspor dioptimalkan. Risiko yang dihadapi meliputi pertumbuhan ekonomi global yang hanya tipis, ketegangan geopolitik di Timur Tengah, kebijakan moneter ketat Federal Reserve, serta nilai tukar rupiah yang diproyeksikan sekitar Rp 17.700 per dolar.

Akselerasi PLTS Diakomodasi RUEN Baru, Tapi Bukan 100 GW

Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) 2026-2035 ditargetkan rampung pada Oktober mendatang. Landasan pengembangan energi nasional ini akan mengakomodasi sejumlah agenda pemerintah, termasuk akselerasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan biodiesel. Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha mengatakan, dokumen perencanaan 10 tahun itu akan ditinjau lima tahun sekali, untuk merespons dinamika sektor energi baik di tingkat nasional maupun global. Untuk program PLTS, yang diakomodasi adalah 100 gigawatt-peak (GWp), tidak seambisius yang sempat disebut Prabowo yaitu 100 gigawatt.

RUEN juga akan mempercepat program biodiesel yang kini berada pada level B50, dan jika pencapaian melebihi target Kebijakan Energi Nasional (KEN) maka akan dimasukkan sebagai akselerasi. Evaluasi menunjukkan porsi EBT hanya 13‑14 % pada akhir 2025, jauh di bawah target 23 %; oleh karena itu diperlukan keseimbangan supply‑demand dengan masukan industri, sementara pusat data diproyeksikan menjadi sumber permintaan utama bagi PLTS.

OpenAI dan 100 Perusahaan Big Tech Minta Dunia Waspada Serangan Siber Berbasis AI

Lebih dari 100 perusahaan teknologi dunia, termasuk OpenAI, Anthropic, Google, dan Microsoft, menandatangani surat terbuka yang mendesak sektor publik dan swasta segera berkolaborasi menghadapi lonjakan ancaman siber berbasis kecerdasan buatan yang dinilai kian mengkhawatirkan.

Surat tersebut turut diteken oleh perusahaan keamanan siber ternama seperti Crowdstrike, Okta, dan Fortinet, serta sejumlah lembaga keuangan besar dan penyedia infrastruktur internet global. Mereka menilai pendekatan keamanan siber konvensional sudah tidak lagi memadai menghadapi ancaman generasi baru ini.

Update Banjir Bandang Nepal: Hampir 400 Orang Tewas, 1.400 Hilang

Korban tewas imbas banjir bandang dan tanah longsor di perbatasan Nepal dan Tibet bertambah jadi 392 orang per Jumat (28/8) pagi. Sebanyak 1.400 orang juga hingga kini belum ditemukan. Juru bicara kepolisian Nepal Abi Narayan Kafle mengatakan bahwa jumlah korban jiwa masih dapat terus bertambah seiring upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan. Berdasarkan catatan pemerintah Nepal, sejumlah besar warga negara asing termasuk di antara korban hilang. Warga negara India jadi yang paling terdampak, dengan 288 orang tercatat tak bisa dikontak.

Para pejabat Amerika Serikat (AS) juga mengabarkan sekitar 90 warga negara mereka tak diketahui keberadaannya hingga Kamis (27/8). Warga asing lain yang turut hilang dalam bencana ini antara lain dari Australia, Inggris, Kanada, Italia, Jerman, China, hingga Malaysia. Wisatawan yang hilang sebagian besar datang ke Nepal untuk berziarah. Otoritas China telah mengerahkan 1.500 personel untuk membantu Nepal dalam operasi pencarian dan penyelamatan. Lebih dari 5.000 tentara dan aparat kepolisian dimobilisasi Nepal untuk operasi ini.

Banjir bandang dan tanah longsor menyapu Nepal pada Rabu (26/8). Laporan awal menyebutkan musibah ini dipicu gempa bumi yang mengakibatkan longsoran es dan batuan di Sungai Lhende Khola, sungai yang melintasi wilayah Nepal dan Tibet.nNamun, analisis lebih lanjut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menunjukkan tidak ada gempa bumi sebelum tanah longsor dan banjir bandang terjadi.

Kemhan Ungkap Mekanisme Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara Usai Disetujui DPR

Komisi I DPR menyetujui permohonan pemindahtanganan barang milik negara (BMN) berupa satu unit kapal eks KRI Ki Hajar Dewantara-364 dengan cara penjualan secara lelang. Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengungkap mekanisme selanjutnya setelah permohonan disetujui. “Setelah mendapat persetujuan Komisi I DPR RI, proses selanjutnya akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme pengelolaan BMN. Eks KRI Ki Hajar Dewantara-364 akan dijual melalui mekanisme lelang dengan status material besi tua atau scrap,” kata Karoinfohan Kemhan Brigjen Rico Sirait, Jumat (28/8/2026).

Brigjen Rico menjelaskan akan ada proses penilaian sebelum dilakukan lelang. Proses tersebut, kata dia, untuk menetapkan nilai barang sesuai kondisi terkini. “Sebelum pelaksanaan lelang, akan dilakukan penilaian/appraisal oleh tim penilai, yang biasanya dilakukan KPKNL, untuk menetapkan nilai barang sesuai kondisi aktualnya. Selanjutnya proses lelang juga dilaksanakan melalui KPKNL sesuai ketentuan yang berlaku,” ucap dia.

Seperti diketahui, Komisi I DPR RI menyetujui permohonan pemindahtanganan barang milik negara (BMN) berupa satu unit kapal eks KRI Ki Hajar Dewantara-364. Pemindahtanganan itu dilakukan melalui mekanisme penjualan secara lelang. Persetujuan diambil dalam rapat kerja Komisi I DPR bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8). Rapat dihadiri oleh Wamenhan Donny Ermawan, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.

Alasan Puan Maharani Tak Temui Perwakilan Massa Pati saat Demo 27 Agustus di DPR

Ketua DPR Puan Maharani mengungkapkan alasannya tidak menemui masyarakat perwakilan massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang menggelar demo di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Seperti diketahui, dalam aksi unjuk rasa kemarin, perwakilan massa aksi sempat menemui pimpinan DPR. Namun, Puan tampak absen dalam pertemuan tersebut. Soal ketidakhadirannya dalam kegiatan tersebut, Puan menjelaskan, DPR memiliki beberapa agenda yang berlangsung bersamaan sehingga pimpinan DPR membagi tugas.

Unjuk Rasa RUU Perampasan Aset Di DPR Berujung Kericuhan

Aksi unjuk rasa menuntut pengesahan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset di depan Gedung DPR RI, Jakarta, berakhir ricuh pada Kamis, 27 Agustus 2026 malam. Massa memprotes kelambatan DPR dalam mengesahkan undang-undang penyitaan aset koruptor serta menyoroti berbagai isu nasional.

Eskalasi situasi meningkat saat sekelompok orang membakar sebuah pos polisi di kawasan Slipi, Jakarta Barat, serta dua unit sepeda motor di depan Pospol Pejompongan, Jakarta Pusat. Petugas kepolisian menembakkan meriam air dan gas air mata untuk menghalau massa yang bertahan hingga malam hari, sementara akses Jalan Gatot Subroto dan Ruas Tol Dalam Kota ditutup total.

Menkes Kebut Pengiriman Genset untuk Operasikan Tenda Medis di NTT

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin tengah berupaya mempercepat pengiriman generator set (genset) guna mendukung operasional pelayanan kesehatan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa. Fasilitas genset tersebut diprioritaskan untuk menyokong aktivitas medis di tenda-tenda darurat yang didirikan di area puskesmas dan rumah sakit lapangan. Namun demikian, ia belum memastikan lagi kapan genset tersebut dapat dikirim. Menkes hanya dijanjikan akan dikirimi bantuan genset tersebut pada Jumat ini.

Budi juga mengungkapkan, penggunaan tenda pelayanan medis menjadi langkah krusial mengingat sebagian besar masyarakat dan tenaga kesehatan masih enggan beraktivitas di dalam gedung pascabencana. Selain penyediaan tenda, Kementerian Kesehatan bergerak cepat dalam menyuplai kebutuhan logistik kesehatan lain, mulai dari pasokan obat-obatan hingga perangkat pendukung komunikasi.

Buruh Terancam Tak Dapat Pesangon Saat Perusahaan Pailit, SPSI Jabar Usul Jaminan Masuk RUU

Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP TSK SPSI) mendorong skema Jaminan Pesangon dimasukkan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang baru. Usulan tersebut muncul karena pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dinilai masih berisiko kehilangan hak pesangon ketika perusahaan tutup, mengalami relokasi, atau dinyatakan pailit.

Ketua Umum PP FSP TSK SPSI Roy Jinto Ferianto menilai, kewajiban perusahaan membayar pesangon belum sepenuhnya menjamin pekerja memperoleh haknya. Roy mengatakan, persoalan pembayaran pesangon setelah perusahaan tutup atau pailit bukan sekadar kekhawatiran. Roy menyebut PT Sritex, PT Danbi Internasional, dan PT Matahari Sentosa Jaya sebagai contoh perusahaan yang disebut masih memiliki persoalan terkait hak pesangon buruh.

SPSI mengusulkan agar perusahaan diwajibkan mencadangkan dana pesangon secara berkala selama hubungan kerja masih berlangsung. Dengan sistem tersebut, dana tidak baru disiapkan ketika perusahaan melakukan PHK atau sudah menghadapi kesulitan keuangan. Roy menilai, mekanisme pencadangan dapat memberikan kepastian lebih besar bagi pekerja jika sewaktu-waktu perusahaan tutup atau pailit.

Rosan Ungkap 9,29 Juta Rumah Tangga Belum Punya Rumah

CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan sekitar 9,29 juta rumah tangga di seluruh tanah air belum memiliki rumah. Data tersebut menunjukkan kebutuhan hunian masyarakat masih sangat besar dan perlu dipenuhi dengan cepat. Rosan menyampaikan data tersebut saat membuka Danantara Housing Expo 2026. Dia mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2024. BPS juga mencatat sekitar 18 juta rumah tangga masih tinggal di hunian yang belum memenuhi standar kelayakan.

Menurut Rosan, kondisi demikian membuat kebutuhan rumah menjadi hal yang sangat prioritas. Danantara akan bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berusaha mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah sekaligus memastikan hunian yang tersedia memenuhi standar kehidupan layak.

Perkuat Persahabatan Melalui Festival Budaya

Festival Indonesia 2026 yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Indonesia Swiss (VIS) bersama KBRI Bern di Kurbrunnenanlage, Rheinfelden, sukses memamerkan ragam seni, kuliner, dan produk UMKM Nusantara. Acara yang berlangsung pada Sabtu (22/8/2026) ini sekaligus menjadi momentum penting untuk memperingati 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Swiss.

Kemeriahan festival diisi dengan berbagai pertunjukan seni, seperti tarian tradisional Nusantara, alunan angklung Bali, peragaan busana karya desainer tanah air, hingga lokakarya melukis batik. Selain mempromosikan pariwisata melalui kampanye Wonderful Indonesia, pengunjung juga disuguhkan pameran fotografi karya Dr. phil nat. Heinz Köchli yang menampilkan keindahan Indonesia sejak era 1980-an.

Di samping mempererat hubungan bilateral melalui diplomasi budaya dan ekonomi, Festival Indonesia 2026 turut membawa misi kemanusiaan yang kuat. Acara ini memperkenalkan program dukungan pendidikan bagi anak-anak di Sumatera Barat dan Aceh, serta menggalang dana bagi masyarakat korban gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur.

Gempa Susulan Masih Terjadi, Tanggap Darurat Flores Diperpanjang 14 Hari

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi memperpanjang masa tanggap darurat penanganan gempa bumi Flores selama 14 hari, terhitung mulai 29 Agustus hingga 12 September 2026. Keputusan ini diambil oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena setelah rapat koordinasi di Posko BPBD Kabupaten Ende, menyusul masih tingginya aktivitas gempa susulan di berbagai wilayah terdampak bencana gempa magnitudo 7,7 yang sebelumnya mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.

Meski masa tanggap darurat diperpanjang, pemerintah menegaskan bahwa aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik harus tetap berjalan serta diaktifkan kembali secara bertahap sesuai tingkat keamanan wilayah. Sektor kesehatan dan pendidikan menjadi prioritas, di mana pembelajaran dapat dilangsungkan menggunakan sekolah lapangan atau ruang belajar darurat apabila fasilitas gedung belum aman.

Gubernur juga mengingatkan agar pemerintah daerah tidak memaksakan penggunaan bangunan publik seperti kantor, rumah sakit, dan sekolah yang dikategorikan tidak aman oleh Dinas PUPR. Pemeriksaan struktur bangunan terus digencarkan untuk memastikan keselamatan warga, sementara teknis pelayanan publik dan kegiatan belajar disesuaikan dengan kondisi darurat di tiap-tiap daerah.

Dorong Peningkatan Minat terhadap Pendidikan Nonformal

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menekankan pentingnya dukungan serius dari para pemangku kepentingan guna meningkatkan minat masyarakat terhadap satuan pendidikan nonformal (SPNF) yang kerap dipandang sebagai pilihan kedua. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) per 23 Agustus 2026, tingkat partisipasi pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) Paket C baru mencapai 361 dari total 9.693 SPNF yang memenuhi syarat. Angka ini mengalami penurunan yang sangat kontras dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat partisipasi sekitar 63% atau 6.128 SPNF.

Rendahnya partisipasi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah tantangan utama, seperti faktor kultural, stigma sosial yang memandang sebelah mata pendidikan nonformal, hingga kendala ekonomi dan aksesibilitas. Mayoritas peserta didik Paket C berasal dari golongan ekonomi bawah yang harus bekerja untuk membantu keluarga, sehingga kesulitan hadir secara rutin. Selain itu, masalah klasik seperti minimnya fasilitas belajar dan buruknya jaringan komunikasi lembaga turut memperlambat upaya peningkatan kualitas layanan.

Untuk mengatasi berbagai hambatan ini, Lestari mendorong strategi kolaboratif melalui sosialisasi masif dan perubahan pola pikir masyarakat. Pemerintah dan lembaga pendidikan perlu gencar mengedukasi publik bahwa ijazah Paket C setara dengan SMA serta memiliki hak yang sama untuk melanjutkan pendidikan maupun melamar pekerjaan. Di samping itu, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) juga harus diperkuat agar mampu meluluskan peserta didik yang kompeten dan siap kerja.

Kepala BIN Dorong UU Penanggulangan Spionase dan Intervensi Asing

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra mendorong agar gagasan pembentukan Undang-Undang Penanggulangan Spionase dan Intervensi Asing dikaji secara menyeluruh. Herindra menilai, Indonesia membutuhkan regulasi yang lebih jelas untuk melindungi kepentingan strategis nasional dari ancaman spionase dan intervensi asing. “Indonesia jangan terlalu naif. Kita harus tetap terbuka, tetapi keterbukaan itu harus disertai kewaspadaan dan ketegasan dalam menjaga kepentingan nasional,” ujar Herindra dalam Seminar Nasional bertajuk “Kedaulatan di Garis Depan: Kebijakan Nasional Penanggulangan Spionase dan Intervensi Asing” di Hotel JW Marriott, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Menurut Herindra, ancaman tersebut semakin berkembang seiring persaingan geopolitik global. Bahkan, sejumlah aktivitas bergerak di wilayah abu-abu sehingga sulit ditangani dengan aturan hukum yang ada. Kendati demikian, Herindra menegaskan bahwa wacana pembentukan regulasi tersebut harus tetap memperhatikan keseimbangan antara kepentingan keamanan negara, demokrasi, dan kebebasan sipil. Selain regulasi, Herindra menilai kemampuan kontraintelijen perlu diperkuat.

Koordinasi antar-lembaga juga diperlukan untuk mendeteksi berbagai bentuk pengaruh asing yang berpotensi mengganggu kedaulatan negara maupun keselamatan warga negara. Sementara itu, Dekan FISIP UI Prof. Evi Fitriani mengatakan isu spionase dan intervensi asing relevan dengan situasi global saat ini. Menurut Evi, perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan kajian akademik, tetapi juga perlu memberikan masukan yang dapat digunakan pemerintah dalam menyusun kebijakan.

Putusan Praperadilan Febrie: Status Tersangka Sah, Terungkap Terima Uang Rp 40 Miliar

Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Richard Edwin Basoeki menolak permohonan praperadilan eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah pada Kamis (27/8/2026). Richard menilai penyelidikan terhadap Febrie tidak dilakukan secara mendadak seperti yang didalilkan kubu Febrie. Menurut dia, terdapat rangkaian penyelidikan dan gelar perkara jauh sebelum tindakan penggeledahan dilakukan. Dalam hal ini, tim kuasa hukum Febrie mempersoalkan Sprindik Nomor SP.Sidik/2932/7/Res.3.3/2026 Polda Metro Jaya tertanggal 6 Juli 2026.

Menurut mereka, Sprindik tersebut cacat hukum karena tidak didahului penyelidikan, rencana penyidikan, laporan hasil penyelidikan, dan gelar perkara. Hakim kemudian menilai dalil tersebut dengan melihat rangkaian proses yang dilakukan penyidik sebelum Sprindik diterbitkan. Menurut hakim, penyidik sebelumnya telah memiliki Laporan Informasi Nomor LI/5/7/Res.3.3/2025/Kortas Tipikor tertanggal 6 Agustus 2025. Dari gelar perkara itu, penyidik menyimpulkan telah terdapat dugaan tindak pidana yang cukup untuk meningkatkan penanganan perkara ke tahap penyidikan.

Hakim juga menilai jarak waktu dua hari antara penerbitan Sprindik pada 6 Juli 2026 dan penggeledahan di rumah Sentul pada 8 Juli 2026 tidak bisa dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyidikan dilakukan secara prematur. Menurut hakim, KUHAP tidak menentukan jangka waktu minimum yang harus dilewati sejak Sprindik diterbitkan hingga penyidik dapat melakukan penggeledahan.



Janji DPR Sahkan RUU Perampasan Aset Sebelum 15 Desember 2026…

DPR berjanji merampungkan dan mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset pada 15 Desember 2026 mendatang. Janji DPR tersebut tertuang dalam Surat Komitmen Penyelesaian RUU Perampasan Aset saat menemui sejumlah perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Surat komitmen ini muncul setelah desakan AMPB yang meminta komitmen secara tertulis terkait keseriusan DPR untuk mengesahkan RUU tersebut. Surat tersebut kemudian ditandatangani setelah perwakilan AMPB selesai membaca isinya di hadapan pimpinan DPR. Lalu, surat itu ditandatangani empat wakil ketua DPR RI, yakni Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Ahmad Syamsurija, Saan Mustopa, dan Sari Yuliati.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan dan membuka ruang pengawasan publik dalam pembahasan RUU tersebut. Dasco mengatakan, DPR akan menyiapkan salinan dokumen hasil rapat paripurna serta pernyataan tertulis mengenai komitmen tersebut. Sebagai bagian dari proses pembahasan RUU, masukan yang disampaikan AMPB akan diteruskan kepada Komisi III DPR RI. Bahkan, Dasco menyatakan dirinya dan pimpinan DPR lainnya siap mundur jika sampai 15 Desember 2026 Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset tidak disahkan.

Menuju TKDN 60 Persen, Industri Motor Listrik Masih Terkendala Baterai

Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) memastikan industri sepeda motor listrik nasional akan mengikuti ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah. Salah satu target yang harus dikejar adalah peningkatan TKDN motor listrik menjadi 60 persen mulai 2027. Ketua Umum Aismoli Budi Setiyadi mengatakan, ketentuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan penggunaan komponen lokal dalam pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

Budi mengatakan, salah satu kendala terbesar untuk mengejar TKDN 60 persen berasal dari komponen baterai. Meskipun sejumlah fasilitas produksi baterai telah berdiri di Indonesia, proses produksinya belum sepenuhnya mencakup pembuatan sel baterai. Menurut dia, kondisi tersebut membuat target TKDN 60 persen menjadi cukup berat untuk direalisasikan dalam waktu dekat. Industri masih membutuhkan penguatan rantai pasok komponen, terutama untuk komponen bernilai tinggi seperti baterai.

PPIH Kesehatan 2027: Apakah tenaga kesehatan non-ASN bisa daftar?

Tenaga kesehatan non-ASN memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kesehatan 1448 H/2027 M. Berdasarkan ketentuan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), status kepegawaian bukanlah satu-satunya penentu, sehingga pelamar non-ASN tetap dapat mendaftar selama memenuhi kualifikasi profesi, administrasi, dan persyaratan khusus pada formasi yang dipilih seperti kloter, Arab Saudi, maupun tenaga kesehatan bandara.

Selain memenuhi persyaratan umum—seperti WNI, beragama Islam, sehat jasmani-rohani, serta memiliki dokumen profesi seperti Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP)—peserta non-ASN yang masih aktif bekerja wajib menyiapkan surat izin dari atasan atau pimpinan instansi. Dokumen ini berfungsi sebagai bukti bahwa instansi asal mengetahui dan mengizinkan pelamar untuk mengikuti seleksi serta menjalankan tugas jika dinyatakan lulus.

Secara keseluruhan, seleksi ini mengutamakan profesionalisme, kompetensi, integritas, dan komitmen pelayanan yang kuat kepada jemaah haji. Pelamar diimbau untuk memastikan kelengkapan dokumen dan mengikuti seluruh rangkaian tahapan seleksi sesuai jadwal resmi yang telah ditetapkan.

BPH Migas Catat Konsumsi Solar Subsidi Naik

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat konsumsi solar bersubsidi naik hingga 15,10 persen pada Agustus 2026 yang disebabkan oleh kenaikan harga solar nonsubsidi dan peningkatan aktivitas logistik. Pada 18 April hingga 4 Mei 2026, konsumsi biosolar tercatat sebanyak 50.745 KL per hari, naik 0,24 persen dengan selisih 121 KL per hari apabila dibandingkan dengan rata-rata penyaluran biosolar sebelum kenaikan harga solar nonsubsidi. Kemudian, pada Mei 2026, kenaikan konsumsi biosolar kembali terjadi, yakni sebanyak 52.685 KL per hari, naik 4,07 persen dengan selisih 2.061 KL per hari apabila dibandingkan dengan rata-rata penyaluran biosolar sebelum kenaikan harga solar nonsubsidi.

Tren kenaikan juga terus terjadi pada 1–10 Juni yakni 56.521 KL, naik 11,65 persen dibandingkan sebelum kenaikan harga solar nonsubsidi. Kemudian pada 10 Juni–1 Juli (56.827 KL, naik 12,25 persen); 1 Juli–1 Agustus (57.963 KL, naik 14,50 persen); serta rata-rata Agustus sebesar 58.271 KL (naik 15,10 persen).

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyampaikan terdapat aktivitas logistik yang meningkat, baik ekspor maupun impor untuk didistribusikan kepada masyarakat. Selain itu, lanjut dia, peningkatan penggunaan solar juga disebabkan kebutuhan sektor produktif. Pertumbuhan sektor produktif tersebutlah yang kemudian mendorong kenaikan konsumsi solar bersubsidi, selain disparitas harga dengan solar nonsubsidi.

Prabowo Perintahkan Pendidikan Lingkungan di Sekolah: No Tree, No Life

Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan agar pemahaman mengenai pentingnya lingkungan hidup dan pepohonan diajarkan sejak dini di bangku sekolah. Instruksi tersebut disampaikan saat dirinya memimpin rapat penanganan bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (26/8/2026), dengan penekanan agar generasi muda memahami larangan menebang atau membakar pohon secara sembarangan.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyoroti kebiasaan sebagian masyarakat di NTT yang masih sering membakar hutan atau lahan untuk membuka lahan baru. Ia mengingatkan bahwa berkurangnya populasi pohon di wilayah tersebut telah menjadi masalah menahun yang berdampak langsung terhadap ketersediaan cadangan air dan kelestarian alam setempat.

Sebagai pengingat akan pentingnya ekosistem, Presiden menegaskan filosofi bahwa pohon merupakan fondasi utama bagi kelangsungan hidup manusia. Selain mendorong dunia pendidikan untuk menanamkan kesadaran lingkungan, pemerintah berencana mengambil langkah strategis jangka panjang melalui pembangunan pusat perbenihan pohon guna mempercepat upaya penghijauan dan mengamankan pasokan air.

Desil 9 dan 10 Bukan Jaminan Kaya, Pakar Ingatkan Risiko Salah Sasaran

Rencana pemerintah membatasi pembelian Pertalite bagi masyarakat desil 9 dan 10 menuai kritik karena pengelompokan berdasarkan desil dinilai belum cukup menggambarkan kondisi ekonomi keluarga secara utuh. Pakar Ekonomi UMSURA, Fatkur Huda, menegaskan bahwa desil hanya menunjukkan posisi relatif seseorang dalam populasi, bukan ukuran pasti pendapatan atau kekayaan. Karena itu, seseorang yang masuk desil tinggi belum tentu memiliki kemampuan ekonomi yang sama, terutama jika kondisi keuangannya terbebani utang.

Fatkur menyoroti pentingnya membedakan utang produktif dengan utang konsumtif. Pinjaman untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, menurutnya, tidak dapat dianggap sebagai peningkatan kesejahteraan, melainkan hanya tambahan likuiditas sementara. Dalam menentukan penerima subsidi BBM, pemerintah dinilai perlu mempertimbangkan variabel lain, seperti pendapatan riil, beban utang, kepemilikan aset, jenis dan penggunaan kendaraan, serta tingkat konsumsi BBM.

Ia juga mengingatkan risiko exclusion error, yaitu masyarakat yang sebenarnya masih layak menerima subsidi justru tersisih akibat kesalahan klasifikasi data. Karena itu, pemerintah perlu memastikan validitas DTSEN, menyediakan mekanisme koreksi data, dan melakukan uji dampak kebijakan terhadap kesejahteraan masyarakat. Fatkur menilai desil sebaiknya digunakan sebagai salah satu instrumen penargetan, bukan satu-satunya tolok ukur dalam menentukan siapa yang berhak memperoleh subsidi Pertalite.

Destry Siapkan Jurus BI untuk Jaga Rupiah Sambil Dorong Pertumbuhan

Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry memperkenalkan konsep 3I dan 1S sebagai kerangka dalam memperkuat arah kebijakan bank sentral ke depan. Destry menjelaskan, tiga aspek utama dalam konsep 3I adalah impactful, inklusif, dan integrasi.

Destry menekankan kebijakan makroprudensial yang pro‑growth namun prudent, percepatan digitalisasi sistem pembayaran melalui QRIS, penguatan peran 46 kantor perwakilan BI di daerah, serta revitalisasi kebijakan lalu lintas devisa (LLD) berbasis digital. Pada agenda keuangan inklusif dan berkelanjutan, Destry menyoroti peran keuangan syariah sebagai “game changer”, memperkuat tata kelola kelembagaan dan inovasi, serta mengaitkan semua inisiatif dalam konsep “Sinergi Merah Putih”.

Danantara Resmikan Proyek WTE Bekasi, Bakal Olah 500 Ribu Sampah per Tahun

Danantara Indonesia meresmikan proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Ciketing Udik, Bekasi, dengan investasi Rp 3 triliun melalui PT Danantara Investment Management dan PT Daya Energi Bersih Nusantara. Proyek ini mengelola lebih dari 500 ribu ton sampah per tahun dengan tingkat pengolahan sekitar 70 %. Diperkirakan dapat menurunkan emisi sampah hingga 80 % dan mengurangi karbon sebesar 640.000 ton CO₂ per tahun, serta menyediakan energi bersih bagi 55.000 rumah dan hampir 1.000 lapangan kerja hijau.

Fasilitas memproses 1.500 ton sampah per hari menggunakan moving grate incinerator berstandar EU IED dan menjual listrik ke PLN lewat PPA dengan tarif US$0,20/kWh. Operasional direncanakan mulai pertengahan 2028, dengan operator Wangneng dan Zhejiang Weiming yang juga menangani proyek di Denpasar. Fasilitas akan bersinergi dengan teknologi Pirolisis yang dikelola TNI Angkatan Darat untuk menghasilkan bahan bakar minyak dari sampah menumpuk.

Purbaya Siap Cairkan Dana Karhutla Berapa Pun, Asal Tak Di-markup

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan siap mencairkan berapapun anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.  Anggaran untuk penanganan Karhutla berada di bawah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bendahara mengatakan,  BNPB saat ini memiliki dana Rp 5 triliun untuk mengatasi bencana alam. Penambahan anggaran akan bergantung pada permintaan BNPB kepada Kemenkeu. 

Kementerian Kehutanan juga telah menerima sebagian alokasi tambahan, sementara BNPB belum mengungkap total biaya karena penilaian masih berlangsung. Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa penanganan kebakaran sudah mulai teratasi dan berharap semua dapat selesai dalam satu hingga dua minggu, bersamaan dengan peluncuran Program PLTS 100 GWp.

Usut Skandal Penerimaan Maba, KPK Geledah Rektorat Unsoed dan Sita 60 Berkas

KPKmenggeledah sejumlah lokasi terkait kasus dugaan pemerasan penerimaan mahasiswa baru (maba) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang menjerat Rektor Unsoed Akhmad Sodiq. Penggeledahan dilakukan pada 23 dan 24 Agustus 2026. Penyidik KPK menggeledah ruang rektor dan wakil rektor di Gedung Rektorat Unsoed, Purwokerto, Jawa Tengah. Dari lokasi tersebut, tim KPK terlihat membawa beberapa koper berisi sekitar 60 berkas yang akan diperiksa lebih lanjut. Selain kantor rektorat, penyidik juga menggeledah rumah Rektor Unsoed serta sejumlah lokasi yang digunakan para tersangka lainnya.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya rangkaian penggeledahan tersebut. Dalam prosesnya, penyidik menyita sejumlah catatan, dokumen, serta barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara. “Dalam rangkaian kegiatan penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah catatan, dokumen dan barang bukti elektronik terkait adanya dugaan titipan dan pengkondisian dalam proses penerimaan mahasiswa baru,” ujar Budi.

Dua Boeing 737 Dikerahkan, Angkut 665 Prajurit TNI untuk Tangani Karhutla Kalimantan

Dua pesawat Boeing 737 TNI Angkatan Udara (AU) dikerahkan untuk mengangkut 665 prajurit Yonif TP 839/SA dari Jakarta ke Kalimantan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dua pesawat tersebut menerbangkan para prajurit dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, menuju Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Senin (24/8/2026) dan Selasa (25/8/2026). Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Marsma TNI Ali Gusman mengatakan, pengerahan pasukan melalui jalur udara dilakukan untuk mendukung mobilisasi personel menuju wilayah yang terdampak karhutla.

Setibanya di Kalimantan, para prajurit Yonif TP 839/SA akan memperkuat penanganan karhutla di sejumlah wilayah yang masih membutuhkan dukungan personel. Ali mengatakan, Lanud Halim Perdanakusuma juga mendukung mobilisasi personel dan perlengkapan yang dibutuhkan dalam operasi penanganan karhutla.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melaporkan bahwa tiga batalyon telah dikerahkan untuk membantu penanganan kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di Kalimantan. Selain itu, TNI juga mengerahkan 1.000 orang penyuluh untuk memberikan edukasi kepada masyarakat baik di Kalimantan maupun Riau. Bukan hanya itu, TNI turut mengerahkan tim freefall hingga tim paramotor untuk membantu penanganan karhutla.

3 Anggota DPRD TTU Dikabarkan Jadi Tersangka Kasus Kematian Dokter Icha, Ini Kata Penasihat Hukum

Polda NTT (Nusa Tenggara Timur) dikabarkan telah menetapkan tiga anggota DPRD TTU (Timor Tengah Utara) sebagai tersangka dugaan penganiayaan dan pengancaman menggunakan kekerasan verbal. Ketiga anggota DPRD TTU yang diduga terlibat tersebut yakni Therensius Lasakar, SE, Nobertus Tubani, S.Sos, dan Veronika Lake, ST. Kabar tersebut disampaikan kuasa hukum keluarga almarhumah dr. Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha, Viktor Manbait kepada wartawan, Selasa 25 Agustus 2026. Menurut Viktor, penetapan tersangka dilakukan Tim Joint Investigation Polda NTT setelah menggelar perkara pada Senin 24 Agustus 2026.

Viktor menjelaskan, berdasarkan surat penyidik, ketiga tersangka diduga melakukan tindak pidana terhadap tubuh berupa penganiayaan dan atau pengancaman menggunakan kekerasan verbal agar seseorang melakukan sesuatu. Perbuatan tersebut diduga menyebabkan gangguan kesehatan berupa depresi berat yang kemudian berujung pada kematian dr. Icha karena bunuh diri. Sementara itu, kata Viktor, seorang terlapor lainnya, Maria Mathildis Sau, belum ditetapkan sebagai tersangka.

Penasihat hukum ketiga anggota DPR TTU, Egiardus Bana mengatakan pihaknya belum menerima pemberitahuan resmi dari Polda NTT soal penetapan tersangka kliennya. Mereka juga belum menerima informasi resmi dari Penyidik Polda NTT ihwal status hukum tiga anggota DPRD TTU dan satu orang ASN yang dilaporkan oleh keluarga Dokter Eliza Pricila Utami Pakaenoni. 

185 Ribu Warga Masih Mengungsi Akibat Gempa NTT

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal akibat gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 103 orang per 25 Agustus 2026. Korban meninggal tersebar di Manggarai sebanyak 41 orang, Manggarai Timur 34 orang, Nagekeo 13 orang, Sikka 6 orang, Ngada 5 orang, Ende 3 orang, dan Manggarai Barat 1 orang. Selain itu, jumlah korban luka mencapai 1.666 orang, sementara 185.131 orang masih mengungsi, termasuk tambahan 4.804 pengungsi baru. Gempa susulan juga masih dirasakan di sejumlah wilayah NTT.

Di sektor pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan penanganan sekolah terdampak menjadi prioritas dalam masa pemulihan. Sekolah yang mengalami kerusakan akan diprioritaskan untuk memperoleh program revitalisasi pada tahun 2026. Pemerintah masih melakukan pendataan, verifikasi, dan validasi terhadap tingkat kerusakan serta kebutuhan masing-masing satuan pendidikan sebelum proses pembangunan dimulai melalui penandatanganan perjanjian kerja sama.

Sebagai bagian dari respons darurat, Kemendikdasmen telah menyiapkan bantuan tunai sebesar Rp860 juta dalam bentuk voucher bagi 61 sekolah, serta menyalurkan berbagai kebutuhan pendidikan dan logistik dasar. Bantuan tersebut mencakup 9.400 buku nonteks, 495 school kit, 30 family kit, 1.000 kaus, dan 1.650 paket bantuan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kegiatan pendidikan dapat segera pulih, sekaligus mempercepat rehabilitasi dan revitalisasi fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan akibat gempa.

Pascagempa NTT, Dukcapil Terbitkan 358 Dokumen Warga Manggarai Barat

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengerahkan layanan jemput bola untuk memulihkan dokumen kependudukan warga terdampak gempa di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Pada hari pertama pelayanan, Senin, 24 Agustus 2026, sebanyak 358 dokumen kependudukan telah diterbitkan, meskipun kantor Dinas Dukcapil Manggarai Barat mengalami kerusakan berupa retakan akibat gempa. Dokumen tersebut meliputi perekaman dan pencetakan KTP elektronik, Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak, surat pindah datang, akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital.

Untuk memperkuat pelayanan, Ditjen Dukcapil mengirimkan berbagai peralatan dan logistik, antara lain 4.000 blanko KTP elektronik, perangkat internet Starlink, Sam Card, ribbon, film, cleaning kit, kertas, printer inkjet, serta alat perekam KTP elektronik portabel. Peralatan tersebut memungkinkan petugas menjangkau warga di posko pengungsian dan desa-desa terdampak, termasuk wilayah yang sulit dijangkau. Pemerintah juga memastikan bahwa penggantian dokumen kependudukan yang hilang atau rusak akibat bencana dilakukan secara gratis.

Tim Ditjen Dukcapil bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat terus berkoordinasi untuk memastikan pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan selama masa tanggap darurat. Dukcapil berencana memperluas layanan ke sejumlah posko pengungsian dan wilayah terdampak lainnya, sementara petugas juga terus memantau perkembangan gempa susulan yang masih terjadi dengan kekuatan di bawah magnitudo 4. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat memastikan warga terdampak segera memperoleh kembali dokumen penting yang dibutuhkan untuk mengakses berbagai layanan publik dan bantuan pascabencana.

Mengapa Desil Jadi Masalah? Saat Angka Menentukan Nasib Bansos

Desil dalam DTSEN pada dasarnya merupakan alat untuk memetakan posisi relatif sosial ekonomi keluarga, bukan ukuran mutlak untuk menentukan apakah seseorang kaya atau miskin. Pemeringkatan dilakukan berdasarkan berbagai indikator, seperti kondisi rumah, aset, pendidikan, pekerjaan, usaha, kesehatan, dan karakteristik rumah tangga lainnya. Karena itu, seseorang dengan penghasilan pas-pasan tetap dapat berada di desil tinggi, sementara kondisi ekonomi di dalam satu kelompok desil juga dapat sangat beragam.

Persoalan muncul ketika angka desil digunakan sebagai dasar langsung untuk menentukan akses masyarakat terhadap bantuan atau subsidi. Penggunaan batas desil berpotensi menimbulkan exclusion error, yaitu rumah tangga yang sebenarnya membutuhkan bantuan justru tidak masuk kategori penerima, serta cliff effect, ketika dua keluarga dengan kondisi ekonomi hampir sama memperoleh perlakuan berbeda hanya karena berada pada batas desil yang berbeda. Dalam KIP Kuliah 2026, misalnya, pemerintah menggunakan DTSEN sebagai salah satu basis penentuan penerima, meskipun tetap menyediakan jalur verifikasi bagi calon penerima yang tidak tercatat dalam kategori desil tertentu.

Oleh karena itu, desil sebaiknya diposisikan sebagai alat penyaringan (screening tool), bukan vonis tunggal terhadap kondisi ekonomi seseorang. Data sosial ekonomi yang bersifat dinamis perlu terus diperbarui dan dilengkapi dengan mekanisme verifikasi, sanggah, serta pertimbangan kondisi riil masyarakat, termasuk perbedaan daya beli antarwilayah dan tingkat kerentanan rumah tangga. Semakin besar pengaruh data desil terhadap akses masyarakat terhadap program pemerintah, semakin penting pula transparansi indikator dan fleksibilitas kebijakan agar angka statistik justru tidak mengabaikan kenyataan sosial di lapangan.

Demo 27 Agustus ke DPR: Warga Pati, Bangkalan, Depok dan Mahasiswa Bawa Tuntutan Berbeda

Gelombang aksi unjuk rasa akan kembali mewarnai kawasan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8/2026). Sejumlah kelompok masyarakat dari berbagai daerah dan elemen mahasiswa berencana datang ke Jakarta dengan tuntutan yang berbeda. Ada yang mendesak pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dan penuntasan kasus korupsi, sementara kelompok lainnya membawa tuntutan yang lebih luas, mulai dari harga kebutuhan pokok hingga kebijakan pemerintah.

Aksi pada Kamis (27/8/2026) akan mempertemukan sejumlah kelompok dengan kepentingan yang berbeda. AMPB berfokus pada pengesahan RUU Perampasan Aset dan penuntasan kasus dugaan korupsi di Pati. AMDB membawa tuntutan pengesahan RUU Perampasan Aset, hukuman mati bagi koruptor, serta penurunan harga kebutuhan pokok. GERAM membawa 10 tuntutan yang mencakup isu demokrasi, kebijakan pemerintah, ekonomi, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, militerisme, kriminalisasi aktivis, hingga pemberantasan korupsi. Sementara RMP4 dari Bangkalan hadir dengan tuntutan berbeda, yakni menyuarakan dukungan terhadap program pemerintah, khususnya MBG, sembari meminta perbaikan tata kelolanya.

Di sisi lain, seluruh kelompok yang akan menggelar aksi memiliki latar belakang dan kepentingan masing-masing. Perbedaan tuntutan tersebut membuat aksi di depan DPR/MPR RI pada Kamis diperkirakan menjadi ruang bertemunya berbagai suara masyarakat dari sejumlah daerah dan kelompok. AMPB sendiri telah menegaskan komitmennya untuk menjaga aksi tetap damai.

OJK Buka Suara soal Rekening Donasi Demo Warga Pati Diblokir Bank Mandiri

OJK menegaskan bahwa dana masyarakat yang disimpan di bank tetap aman, dijaga kerahasiaannya menurut UU Perbankan, dan dijamin oleh LPS. Penundaan transaksi dipandang sebagai langkah perlindungan sementara selama proses penyelidikan.

Rekening Supriyono di Bank Mandiri yang berisi sekitar Rp 80,9 juta dari uang pribadi dan donasi warga Pati ditunda atas permintaan aparat penegak hukum, dan bank menyampaikan permintaan maaf serta menegaskan komitmen terhadap good corporate governance, kepatuhan, dan kehati‑hatian. Polda Metro Jaya menegaskan bahwa tindakan tersebut adalah penundaan transaksi, bukan pemblokiran, dengan durasi maksimal lima hari kerja berdasarkan Pasal 26 UU No 8/2010 dan Pasal 237 UU No 4/2023, serta terus berkoordinasi dengan OJK dan Kementerian Sosial untuk klarifikasi tujuan penghimpunan dana.

Pakar: Pencegahan Karhutla Gambut Harus Berbasis Sains

Guru Besar IPB University Budi Indra Setiawan mendorong pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di ekosistem gambut dilakukan dengan pendekatan berbasis sains. Upaya tersebut perlu dilakukan secara menyeluruh karena risiko kebakaran dipengaruhi berbagai faktor teknis maupun nonteknis yang saling berkaitan. Menurut dia, kebakaran gambut tidak dapat dijelaskan hanya melalui satu faktor. Kondisi muka air tanah, cuaca kering, tingkat kelembapan gambut, ketersediaan bahan bakar di permukaan, kecepatan angin hingga keberadaan sumber api dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Karena itu, pencegahan karhutla di kawasan gambut perlu dimulai dengan menjaga muka air tanah serta memperkuat pengelolaan tata air. Pengelolaan kanal dan sekat kanal, penyediaan embung dan sumber air, pemantauan kelembapan gambut, serta kesiapan sarana pemadaman menjadi bagian dari langkah yang perlu dilakukan di wilayah rawan. Budi mengatakan pendekatan berbasis sains juga membutuhkan sistem pemantauan yang mampu memberikan gambaran kondisi lapangan secara cepat. Data cuaca, titik panas dan kondisi gambut perlu dipadukan melalui citra satelit, sensor muka air tanah, menara pantau, patroli darat hingga penggunaan pesawat nirawak atau drone.

Upaya pencegahan juga tidak cukup hanya mengandalkan aspek teknis. Perilaku manusia, kebiasaan membuka lahan, keterbatasan alternatif pengolahan lahan tanpa bakar, persoalan penguasaan lahan, konflik tenurial, tingkat kesejahteraan masyarakat hingga koordinasi antarpihak turut memengaruhi risiko terjadinya karhutla.

Dinsos DIY Pastikan Warga Miskin yang Desilnya Naik Drastis Bansosnya tak Langsung Disetop

Perubahan data desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) belakangan memicu keluhan dari sejumlah warga di Daerah Istimewa Yogyakarta. Warga khawatir perubahan peringkat kesejahteraan tersebut berdampak pada bantuan sosial (bansos) yang selama ini diterima, terlebih ketika data desil yang tercatat dinilai tidak sesuai dengan kondisi kehidupan mereka sebenarnya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) DIY Suyarno memastikan, perubahan peringkat desil dalam DTSEN tersebut tidak serta-merta menjadi alasan untuk menghentikan bansos bagi warga yang secara nyata masih membutuhkan. Dinsos DIY menyadari adanya warga yang mengalami kenaikan desil secara signifikan, tetapi kondisi ekonominya tidak ikut berubah. Suyarno mengatakan, Pemda akan membahas mekanisme agar kondisi faktual keluarga tetap menjadi pertimbangan ketika terdapat ketidaksesuaian dengan data DTSEN. BPS DIY juga terus melakukan konsolidasi dengan pemerintah daerah agar terdapat pemahaman yang sama mengenai DTSEN.

Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Imbas Kebakaran Hutan 1.511 Hektare di Kalimantan

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menjatuhkan sanksi administratif kepada enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan atau PBPH setelah menemukan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada areal yang mereka kelola. Total areal yang terbakar mencapai 1.511,55 hektare tersebar di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Lima perusahaan dikenai sanksi berupa Paksaan Pemerintah yaitu PT WEL, PT FI, PT WSP di Kalimantan Barat, PT NES di Kalimantan Tengah, dan PT PSR di Kalimantan Timur. Sementara PT MPK, dicabut izin usahanya sekaligus dikenakan sanksi Paksaan Pemerintah karena kebakaran pada arealnya terjadi secara luas dan berulang. Pemerintah mewajibkan perbaikan sistem pengendalian kebakaran, pemulihan vegetasi, khususnya pada lahan gambut, dan akan meningkatkan sanksi hingga pencabutan izin bila kewajiban tidak dipenuhi.

Prabowo Resmikan Proyek PLTS 100 GWp, Investasi Rp 1.140 Triliun

Presiden Prabowo menargetkan pembangunan PLTS total 100 GWp dalam tiga tahun, setara atau melebihi kapasitas pembangkit listrik nasional sekitar 88 GW, sebagai upaya memperkuat swasembada dan kedaulatan energi serta mengurangi ketergantungan pada impor minyak. Prabowo berharap proyek dapat selesai dalam dua tahun bila semua kementerian bekerja sesuai target.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut investasi proyek mencapai US$73 miliar (Rp 1.140 triliun), diproyeksikan menciptakan 5,52 juta lapangan kerja, menghemat subsidi Rp 73,9 triliun per tahun, serta menurunkan emisi CO₂ sekitar 140 juta ton per tahun. Pendanaan akan diarahkan melalui skema IPP dengan opsi pemerintah via Danantara bila tidak ada investor kompetitif, didukung Battery Energy Storage System (BESS).

Tahap awal meliputi 14 proyek PLTS pertama dengan kapasitas total ~5,2 GWp dan investasi US$7,7 miliar, termasuk beberapa proyek terapung, BESS, serta proyek skala kecil di Bali dan wilayah terpencil. Pemerintah menargetkan PLTS 1 GWp di Bali beroperasi komersial pada 2028 untuk menggantikan PLTD.

Kadar CO2 Atmosfer Naik, Ilmuwan Temukan Perubahan Aneh di Darah Manusia

Lonjakan karbon dioksida di atmosfer diduga mulai memengaruhi tubuh manusia. Penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Air Quality, Atmosphere and Health, peneliti dari The Kids Research Institute Australia, Curtin University, dan The Australian National University (ANU) menemukan perubahan sejumlah indikator kimia dalam darah seiring meningkatnya kadar karbon dioksida di atmosfer. Temuan ini dinilai penting, terutama bagi anak-anak dan remaja. Karena masih dalam masa pertumbuhan, mereka berpotensi terpapar konsentrasi karbon dioksida yang lebih tinggi sepanjang hidup.

Para peneliti memeriksa data kesehatan populasi Amerika Serikat (AS) selama sekitar 20 tahun. Mereka menganalisis hasil pemeriksaan darah sekitar 7.000 orang yang dikumpulkan dalam interval dua tahun dari 1999 hingga 2020. Haislnya sejak 1999, rata-rata kadar bikarbonat serum meningkat 7 persen dan rata-rata kadar kalsium dan fosfor justru menurun. Tren biologis ini terjadi bersamaan dengan peningkatan kadar karbon dioksida di atmosfer.

Para peneliti mengatakan hasil studi ini menunjukkan peningkatan karbon dioksida di atmosfer bisa menjadi bentuk risiko terkait perubahan iklim yang berbeda dari ancaman yang lebih umum, seperti gelombang panas, cuaca ekstrem, dan kenaikan permukaan laut. Menurut salah satu peneliti, Profesor Alexander Larcombe, peningkatan karbon dioksida perlu dipertimbangkan bukan hanya sebagai persoalan lingkungan, tapi juga sebagai faktor kesehatan masyarakat jangka panjang yang perlu dipantau. Temuan ini juga membuka kemungkinan penurunan emisi bisa memberikan manfaat tambahan dalam melindungi kesehatan manusia jangka panjang.

Apakah Tepung Bisa Padamkan Karhutla? Ini Penjelasan Pakar IPB University

Presiden RI Prabowo Subianto meminta adanya inovasi pemadaman api dengan menggunakan tepung alih-alih hanya menggunakan air. Ia pun meminta agar produksi tepung berbahan dasar ubi atau singkong tersebut dilakukan secara besar-besaran. Namun apakah tepung dari bahan ubi itu bisa menjadi alternatif pemadaman api untuk Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)? Begini penjelasan Pakar Forensik Kebakaran Indonesia dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Bambang Hero Saharjo. Bambang menjelaskan, tepung memang dapat dimanfaatkan sebagai alat pemadaman api. Namun, dalam penelitian yang pernah ia lakukan, tepung yang digunakan bukan berbahan dari ubi ataupun singkung. 

Perpres No 109 Tahun 2025 Jadi Terobosan dalam Pengelolaan Sampah

Sampah menjadi salah satu tantangan. Setiap hari, Indonesia menghasilkan sekitar 141.926 ton sampah, atau setara 51,8 juta ton per tahun. Pertumbuhan sampah setiap tahun mengalami kenaikan 1,48 persen. Dari timbulan sampah tersebut hingga Agustus 2026, baru sekitar 25 persen sampah yang berhasil dikelola, sementara 75 persen sisanya masih belum tertangani dengan baik. Kondisi ini menyebabkan penumpukan sampah di berbagai daerah, meningkatkan risiko pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan masyarakat, hingga semakin besarnya tekanan terhadap kapasitas tempat pemrosesan akhir (TPA). Ditambah lagi, 72 persen TPA masih dioperasikan secara open dumping dan 32,59 persen terbuang ke lingkungan.

Dari kondisi tersebut, pemerintah memperbaiki kebijakan pengelolaan sampah lewat Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan. Regulasi ini merupakan penyempurnaan sekaligus pengganti Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018, dengan cakupan yang lebih komprehensif untuk mempercepat penanganan darurat sampah nasional, memperkuat kepastian pelaksanaan proyek PSEL, serta mendorong kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, badan usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

ATSI Berharap Paket Internet Makin Murah Usai IEU-CEPA Diteken

Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) berharap penandatanganan Indonesia—European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) yang ditargetkan berlangsung pada Oktober 2026, memberi dampak bagi harga internet di masyarakat yang makin terjangkau.

Direktur Eksekutif ATSI Marwan O. Baasir mengatakan kerja sama perdagangan dan investasi Indonesia dengan Uni Eropa di sektor telekomunikasi perlu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, salah satu aspek yang perlu menjadi perhatian adalah keterjangkauan layanan telekomunikasi bagi masyarakat atau affordability.

Eropa Pasar Besar Alas Kaki, APRISINDO Harap IEU-CEPA Pangkas Tarif dan Dongkrak Daya Saing RI

Eropa merupakan salah satu pasar besar bagi industri alas kaki. Dari sisi ekspor, data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Asosiasi Persepatuan Indonesia (APRISINDO) menunjukkan nilai ekspor alas kaki Indonesia ke 27 negara Uni Eropa mencapai US$1,31 miliar pada 2020. Nilai tersebut kemudian meningkat menjadi US$1,54 miliar pada 2021 dan US$2,02 miliar pada 2022. Nilai ekspor sempat turun menjadi US$1,65 miliar pada 2023, sebelum kembali meningkat menjadi US$1,77 miliar pada 2024 dan US$1,82 miliar pada 2025. Hingga Juni 2026, nilai ekspor alas kaki Indonesia ke 27 negara Uni Eropa tercatat sebesar US$919 juta.

Sekretaris Jenderal APRISINDO Yoseph Billie Dosiwoda mengatakan rencana penandatanganan Indonesia—European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) yang ditargetkan berlangsung pada Oktober 2026 diharapkan dapat mengurangi hambatan perdagangan, khususnya tarif. Dengan demikian, produk alas kaki Indonesia dapat menjadi lebih kompetitif dibandingkan produk dari negara pesaing. Menurutnya, implementasi IEU-CEPA berpotensi membuka peluang peningkatan ekspor, diversifikasi buyer, serta mendorong masuknya investasi baru ke Indonesia yang berorientasi ekspor ke pasar Eropa.

Duet Dedi Mulyadi-Gibran 2029 Muncul, Ini Respons Relawan Jokowi

Dinamika menuju Pemilu 2029 mulai memunculkan sejumlah spekulasi pasangan potensial. Salah satu skenario yang mencuri perhatian adalah kemungkinan duet Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Budi Arie meminta publik tidak terlalu cepat menyimpulkan arah politik menuju 2029. Menurutnya, waktu menuju kontestasi tersebut masih panjang sehingga perubahan konfigurasi politik masih sangat mungkin terjadi. Budi Arie juga menegaskan bahwa Projo tidak membatasi komunikasi dengan kelompok politik tertentu. Menurutnya, ukuran utama Projo dalam menentukan kerja sama adalah keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.

Sebelumnya, Hersubeno Arief mengungkap analisis mengenai kemungkinan Dedi Mulyadi berpindah kendaraan politik dari Partai Gerindra ke PSI. Hersubeno menilai posisi Dedi di Gerindra dapat menjadi persoalan tersendiri apabila elektabilitasnya justru berada di atas Presiden Prabowo Subianto.

Denny Indrayana Bikin Sayembara tentang Ijazah Gibran, Ade Armando Endus Tujuan Akhirnya 2029

Mantan Kader PSI Ade Armando angkat bicara terkait sayembara ijazah milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang digagas Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana. Ade mengendus sayembara tersebut sebagai upaya serius untuk mendelegitimasi keluarga Mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Ade melihat bahwa kembalinya Jokowi ke panggung politik secara aktif menjadi ancaman bagi pihak-pihak tertentu. Menurutnya, posisi Jokowi saat ini sangat krusial, terutama keterlibatannya dalam membesarkan PSI dan perannya dalam mengawal pemerintahan ke depan.

Eksistensi keluarga Jokowi, menurut Ade, dianggap sebagai bahaya bagi peta kekuatan politik pihak lain. Hal inilah yang memicu gerakan kontinu untuk “menghabisi” pengaruh politik keluarga Jokowi di mata publik.

Kepuasan Publik Menurun, Apa Saran KH Ma’ruf Amin kepada Pemerintahan Prabowo-Gibran?

Survei terbaru menunjukkan kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran menurun, dengan 51 persen responden menyatakan puas dan 46,9 persen menyatakan tidak puas. KH Ma’ruf Amin menilai semangat dan program transformasi pemerintah sudah baik, tetapi pelaksanaannya masih perlu diperbaiki agar tidak terjadi penyimpangan maupun korupsi. Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat serta tahapan program yang tidak dijalankan secara terburu-buru.

Ma’ruf Amin juga mengingatkan agar pemerintahan berjalan dengan satu visi, sehingga tidak muncul “matahari kembar” antara presiden dan wakil presiden. Menurutnya, wapres harus menjalankan peran sesuai kewenangan yang diberikan presiden, bukan bertindak seolah-olah presiden. Hal ini penting untuk menjaga soliditas pemerintahan dan kepercayaan publik.

Para pengamat menilai masukan Ma’ruf Amin relevan sebagai bahan evaluasi. Pemerintah perlu memastikan program strategis dijalankan tepat sasaran, transparan, dan bebas dari penyimpangan. Soliditas internal antara presiden, wapres, dan jajaran kabinet menjadi kunci agar pemerintahan terlihat efektif, mampu memenuhi janji-janji, serta mengembalikan kepercayaan publik.

Prabowo Minta Uji Coba Tepung Ubi Buat Padamkan Karhutla

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan uji coba penggunaan tepung berbahan dasar ubi untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ide ini awalnya disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit, yang menjelaskan bahwa zat dari tepung dapat memutus unsur pembakaran sehingga api bisa dicegah maupun dipadamkan. Inovasi ini merupakan temuan anggota Babinsa di Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Prabowo menanyakan efektivitas bahan tersebut dan mendapat penjelasan bahwa tepung ubi cukup efektif, bahkan berpotensi digunakan dalam skala besar. Ia kemudian meminta agar produksi ditingkatkan dan dilakukan uji coba lebih luas, termasuk kemungkinan penggunaan melalui helikopter seperti konsep water bombing.

Selain itu, Prabowo juga meminta BNPB dan BRIN meneliti lebih lanjut bahan pemadam alternatif yang lebih efektif dibandingkan air. Arahan ini menunjukkan dorongan pemerintah untuk mencari solusi inovatif dan berbasis sumber daya lokal dalam menghadapi ancaman karhutla.

Prabowo Siapkan 1.000 Perwira TNI-Polri Perkuat Penanganan Karhutla Sumsel

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan. Dalam rapat di Posko Utama Satgas Karhutla Sumsel, ia menginstruksikan penurunan 1.000 perwira TNI dan Polri untuk membantu sosialisasi serta edukasi masyarakat agar pencegahan lebih efektif. Prabowo menekankan pentingnya respons cepat terhadap setiap hotspot agar tidak berkembang menjadi kebakaran besar.

Selain fokus pada pencegahan, Prabowo mendorong inovasi di kawasan gambut dengan memperbanyak sumur bor, embung, dan kanal. Ia bahkan mengusulkan agar infrastruktur tersebut dimanfaatkan secara produktif, misalnya untuk budidaya ikan, sehingga selain mengendalikan karhutla juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. BRIN diminta terlibat dalam riset dan pengembangan solusi inovatif ini.

Prabowo menutup rapat dengan apresiasi kepada Forkopimda Sumsel dan seluruh pihak yang telah bekerja keras. Ia mengingatkan agar persoalan asap juga menjadi perhatian utama, karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Pemerintah pusat, menurutnya, akan terus memantau perkembangan dan memperkuat koordinasi agar penanganan karhutla berjalan optimal.

Pembakar Hutan Riau Pura-pura Mancing, Prabowo: Bawa ke Jakarta

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada 24 Agustus 2026. Dalam rapat tersebut, Kapolda Riau melaporkan adanya tiga orang yang berpura-pura memancing namun sebenarnya hendak membakar hutan. Mendengar laporan itu, Prabowo memerintahkan agar para pelaku dibawa ke Jakarta untuk diproses lebih lanjut.

Kapolda Riau menjelaskan bahwa sejak 2025 hingga 2026 pihaknya telah menangani 94 kasus dengan 106 tersangka. Khusus tahun 2026, tercatat 33 laporan polisi dengan 36 tersangka, serta luas lahan terbakar mencapai lebih dari 800 hektare. Ia menegaskan bahwa seluruh kasus karhutla di wilayahnya disebabkan oleh ulah manusia, baik disengaja maupun tidak.

Prabowo juga meminta agar BIN ikut melakukan pendalaman kasus, menegaskan komitmen pemerintah untuk menindak tegas pelaku pembakaran hutan. Selain itu, aparat kepolisian telah memasang ratusan plang peringatan karhutla di Rokan Hilir sebagai langkah pencegahan. Arahan Prabowo menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan penegakan hukum berjalan seiring dengan upaya pemadaman dan pencegahan karhutla.

Safari Prabowo Cek Penanganan Karhutla di Sederet Provinsi

Presiden Prabowo Subianto melakukan safari ke Kalimantan dan Sumatra untuk meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di Kalimantan Barat, ia menyusuri lahan terbakar di Kubu Raya, memberi arahan kepada jajaran menteri dan aparat, serta menyapa petugas dan warga.

Setelah itu, Prabowo melanjutkan kunjungan ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dan memimpin rapat terbatas bersama pejabat pusat dan daerah guna memperkuat koordinasi penanganan karhutla.

Safari ini menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memastikan strategi penanganan karhutla berjalan efektif, mempercepat pemadaman, dan mencegah meluasnya kabut asap ke wilayah lain.

Ketika Bencana Melampaui Kapasitas Daerah Otonom

Bencana sering kali melampaui kapasitas daerah otonom. Pemerintah daerah memang menjadi garda terdepan, tetapi keterbatasan personel, peralatan, dan anggaran membuat mereka cepat kewalahan. UU 24/2007 dan PP 21/2008 memang memberi kewenangan menetapkan status bencana, namun yang lebih penting adalah kapasitas penanganan. Bantuan pusat seharusnya tidak menunggu label “bencana nasional”, melainkan segera turun ketika daerah sudah tidak mampu.

Paradigma penanganan bencana perlu bergeser dari status-driven menjadi capacity-driven. Eskalasi bantuan harus otomatis: kabupaten/kota yang kewalahan segera diperkuat provinsi, dan provinsi yang kewalahan segera diperkuat pusat. BPBD juga tidak boleh hanya berfungsi saat bencana terjadi, melainkan harus diperkuat sebagai lembaga strategis dengan personel, teknologi, dan anggaran memadai. Pemerintah pusat perlu menyediakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Kebencanaan untuk mitigasi, sistem peringatan dini, jalur evakuasi, dan infrastruktur tahan bencana.

Selain itu, koordinasi nasional harus berjalan tanpa terjebak birokrasi, termasuk membuka ruang bantuan internasional bila kapasitas nasional tidak mencukupi. Bantuan antardaerah sebaiknya diarahkan pada rehabilitasi dan rekonstruksi, bukan hanya logistik darurat. Ukuran keberhasilan pascabencana bukan sekadar rumah berdiri kembali, tetapi kehidupan masyarakat pulih: sekolah berjalan, pasar hidup, puskesmas berfungsi, dan mata pencaharian kembali. Intinya, otonomi daerah harus berarti rakyat terlindungi, dengan prinsip sederhana: yang dekat hadir pertama, yang kuat segera membantu.

Jika UU Pemilu Tidak Direvisi

Titi Anggraini menegaskan bahwa revisi UU Pemilu sangat mendesak sebelum tahapan Pemilu 2029 dimulai. Putusan MK telah mengubah makna keserentakan pemilu: pemilu nasional (presiden, DPR, DPD) harus dipisahkan dari pemilu daerah (DPRD, kepala daerah) dengan jarak 2–2,5 tahun. Jika revisi tidak segera dilakukan, KPU tetap wajib mempersiapkan pemilu, tetapi tidak boleh mengambil alih fungsi legislasi DPR dan Presiden.

KPU hanya berwenang mengatur aspek teknis seperti pendaftaran pemilih, verifikasi peserta, kampanye, logistik, dan penghitungan suara. Namun, hal-hal mendasar seperti desain dua gelombang pemilu, masa transisi jabatan DPRD/kepala daerah, serta aturan ambang batas dan pencalonan presiden harus diatur melalui undang-undang. Tanpa revisi, KPU berisiko menghadapi sengketa hukum karena peraturan teknisnya bisa diuji di Mahkamah Agung atau dipersoalkan di Bawaslu.

Risiko legislative inaction akan melemahkan independensi KPU dan menimbulkan ketidakpastian dalam anggaran, logistik, hingga pendidikan pemilih. Karena itu, revisi minimum UU Pemilu harus segera diselesaikan sebelum tahapan dimulai, dengan proses transparan dan partisipasi publik yang bermakna. KPU tidak boleh dijadikan pengganti pembentuk undang-undang, sementara publik harus terus mengawasi agar legislasi berjalan konsisten.

Ratna Dewi: Masalah Etik Bisa Bermula dari Proses Seleksi

Ratna Dewi Pettalolo dari DKPP menekankan bahwa masalah etik penyelenggara pemilu bisa muncul sejak proses seleksi. Jika seleksi di tingkat pusat bermasalah, dampaknya akan berlanjut ke provinsi, kabupaten/kota, hingga penyelenggara ad hoc. Sepanjang 2022–2025, tercatat 95 perkara terkait seleksi, dengan putusan mulai dari rehabilitasi hingga pemberhentian tetap.

Ia menegaskan integritas calon penyelenggara sama pentingnya dengan independensi tim seleksi. Timsel yang obyektif tidak cukup tanpa kejujuran peserta, karena keduanya saling melengkapi. Proses seleksi yang cacat akan menyulitkan tercapainya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Dalam diskusi GPSP, tokoh lain seperti Sri Budi Eko Wardani, Ilham Saputra, dan Valina Singka Subekti menekankan perlunya sistem merit berbasis kompetensi, profesionalisme, dan integritas. Mereka mengingatkan agar seleksi teknokratis tidak digeser oleh kepentingan politis menjelang pembentukan Timsel KPU dan Bawaslu periode 2027–2032.

Kebakaran Desa Adat Sade, Kerugian Capai Rp 34 Miliar

Kebakaran di Desa Adat Sade di Lombok Tengah, NTB, pada 22 Agustus 2026 malam dan menyebabkan kerugian besar yang ditaksir mencapai Rp 34 miliar. Perhitungan dilakukan bersama pemerintah daerah, aparat desa, dan kepolisian, mencakup seluruh bangunan yang terbakar. Sebanyak 75 rumah adat, 69 art shop, empat berugak sekenem, masjid, pintu gerbang, menara pandang, serta satu museum yang dibangun Dinas Pariwisata NTB ikut hangus dilalap api.

Kerugian tersebut belum termasuk harta benda pribadi warga yang belum terdata karena banyak di antara mereka masih trauma. Menurut Lalu Sungkul, Staf Ahli Bupati Lombok Tengah, rata-rata pemilik rumah memiliki perhiasan dan barang berharga lain yang belum dihitung dalam total kerugian. Hal ini menunjukkan bahwa dampak kebakaran lebih besar daripada angka resmi yang sudah diumumkan.

Selain kerugian material, kebakaran ini juga memusnahkan warisan budaya penting masyarakat Sasak. Desa Adat Sade dikenal sebagai destinasi wisata budaya dengan rumah adat khas dan pusat kerajinan tenun. Hilangnya bangunan bersejarah dan fasilitas penunjang pariwisata menjadi pukulan berat bagi masyarakat setempat, baik dari sisi ekonomi maupun identitas budaya. Pemerintah daerah bersama aparat kini berupaya melakukan pendataan lanjutan dan pemulihan pasca bencana.

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Harus Dicegah dan Diusut

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak cukup hanya dengan pemadaman api. Kehadiran Presiden di beberapa titik karhutla harus menjadi momentum untuk membenahi sistem permanen, bukan sekadar simbol kepemimpinan saat api membesar. Pencegahan, pengawasan, dan penegakan hukum yang tegas menjadi kunci agar karhutla tidak terus berulang setiap tahun.

Data menunjukkan ribuan hotspot di Kalimantan dan Sumatera, dengan pemerintah mengerahkan 52 pesawat, helikopter, dan ribuan personel. Meski langkah ini menunjukkan keseriusan negara, biaya besar yang dikeluarkan ketika api sudah membesar. Karhutla bukan sekadar persoalan api, tetapi terkait tata kelola lahan, pembukaan lahan, pengawasan perusahaan, aktivitas masyarakat, serta lemahnya patroli. Penegakan hukum harus menyentuh aktor utama, bukan hanya pelaku lapangan, agar akar masalah benar-benar diatasi.

Kesehatan masyarakat, edukasi, dan sistem respons cepat berbasis data juga perlu menjadi prioritas. Keberhasilan pemerintah seharusnya diukur dari jumlah kebakaran yang dicegah, bukan hanya api yang dipadamkan. Pemerintah harus berani membongkar jaringan pembakaran, memperbaiki tata kelola, dan memastikan karhutla tidak menjadi bencana berulang.

Kesejahteraan dan Pembaruan Kompetensi Guru, Tantangan Riil Dunia Pendidikan

Kesejahteraan dan peningkatan kompetensi guru menjadi dua tantangan utama pendidikan nasional. Masih banyak guru honorer yang menerima penghasilan rendah, bahkan diperkirakan sekitar 74 persen berpenghasilan di bawah Rp2 juta per bulan, sehingga sebagian harus mencari pekerjaan tambahan atau menghadapi persoalan keuangan. Di sisi lain, Indonesia masih mengalami kekurangan sekitar 679 ribu guru serta persoalan distribusi tenaga pendidik yang belum merata. Dengan sekitar 64,3 juta peserta didik aktif dan jutaan anak usia sekolah, kebutuhan terhadap guru yang cukup, berkualitas, dan sejahtera menjadi semakin mendesak.

Selain persoalan kesejahteraan dan status kepegawaian, guru juga dituntut meningkatkan kompetensi untuk menghadapi transformasi digital dalam pendidikan. Pemanfaatan teknologi, mulai dari pembelajaran jarak jauh, video conference, media interaktif hingga kecerdasan buatan, mengharuskan guru memiliki literasi dan keterampilan digital yang memadai. Namun, masih terdapat berbagai hambatan, seperti keterbatasan akses perangkat dan internet, minimnya pelatihan berkelanjutan, serta tingginya beban administrasi. Karena itu, program peningkatan talenta digital seperti Digital Talent Scholarship dinilai perlu diperluas dan disesuaikan dengan kebutuhan komunitas guru agar transformasi teknologi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan dunia kerja.

Pemerintah dan DPR juga terus membahas penguatan status dan kesejahteraan guru, termasuk penyelesaian status guru PPPK paruh waktu, PPPK penuh waktu, serta peluang pengangkatan menjadi PNS. Meski pemerintah belum merencanakan kenaikan gaji guru pada 2027, peluang tersebut tetap terbuka apabila kondisi fiskal memungkinkan. Pada akhirnya, perbaikan kesejahteraan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi dan kepastian status kepegawaian. Investasi terhadap jutaan guru bukan hanya menyelesaikan persoalan tenaga pendidik, tetapi juga menentukan kualitas puluhan juta anak Indonesia dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan masa depan.

Karhutla Mengepung Kalimantan, Bagaimana Pemerintah Mengatasinya?

Pemerintah pusat memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan melalui pengerahan besar-besaran personel, operasi pemadaman darat dan udara, serta koordinasi lintas sektor. Presiden Prabowo Subianto bahkan turun langsung ke Kalimantan pada 22 Agustus 2026 untuk memimpin penanganan, sementara pemerintah menambah sekitar 1.500 personel TNI, enam helikopter water bombing, serta operasi modifikasi cuaca. Penanganan juga difokuskan pada kawasan gambut melalui penambahan pompa air dan sumur bor karena api dapat bertahan di bawah permukaan tanah. Di Kalimantan Tengah, sekitar 10.700 personel telah dikerahkan, namun kebutuhan tambahan peralatan pemadaman masih cukup besar.

Meski sumber daya telah dikerahkan secara masif, efektivitas penanganan belum sepenuhnya mampu menekan skala karhutla. Pada 21 Agustus 2026 tercatat 8.638 titik panas di seluruh Kalimantan, sementara luas karhutla Indonesia sepanjang Januari–Juli 2026 mencapai 202.010,96 hektar. Kalimantan Barat menjadi wilayah terparah dengan 38.310,86 hektar lahan terbakar, disusul Kalimantan Tengah dengan 7.634,46 hektar. Kondisi gambut, luasnya sebaran titik panas, keterbatasan pompa dan armada, serta praktik pembukaan lahan dengan cara membakar menjadi kendala utama. Dampaknya, kabut asap telah mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk memaksa ribuan anak belajar daring dan menyebabkan asap melintasi perbatasan hingga Sarawak, Malaysia.

Selain pemadaman dan pencegahan, pemerintah memperkuat penegakan hukum terhadap pelaku karhutla. Hingga 21 Agustus 2026, Polri telah menerbitkan 89 laporan polisi dan menetapkan 72 tersangka perorangan, sambil menelusuri kemungkinan keterlibatan perusahaan maupun pemodal. Sedikitnya empat perusahaan di Kalimantan Barat juga tengah disidik dan terancam pencabutan izin apabila terbukti sengaja membakar lahan. Pemerintah turut memperketat kebijakan melalui Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar tanpa pengecualian, termasuk meninjau kembali aturan daerah yang sebelumnya masih memberikan ruang bagi praktik pembakaran atas dasar kearifan lokal.

Sepekan Gempa NTT, Kementerian PU Perbaiki 34 Titik Longsor dan 9 Jembatan

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus menangani kerusakan infrastruktur akibat gempa bumi yang mengguncang NTT pada Sabtu (15/8). Hingga 20 Agustus, tercatat 94 titik jalan dan jembatan rusak di sejumlah ruas jalan nasional. Berdasarkan pendataan awal BPJN Nusa Tenggara Timur, kerusakan terdiri dari 75 titik longsoran, tiga titik jalan amblas, serta 16 jembatan dan duiker.

Tim Satuan Tugas Tanggap Darurat Bencana Ditjen Bina Marga telah memeriksa 34 titik longsoran dan sembilan jembatan atau duiker. Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pihaknya sejak hari pertama gempa telah menginstruksikan jajaran balai di NTT untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mempercepat penanganan infrastruktur.

Dody menegaskan penanganan dilakukan melalui pembersihan material longsoran, pengamanan badan jalan, pemasangan rambu, hingga persiapan perbaikan permanen. Ini seperti penguatan lereng, pemasangan rock bolt, wire mesh, rockfall barrier, shotcrete, dan pembangunan dinding penahan tanah. Sejumlah titik terdampak berada di ruas Ruteng-Reo-Kedindi, Ruteng-Km 210, Km 210-Batas Kabupaten Manggarai, serta beberapa ruas di wilayah Ende. Di sisi lain, Kementerian PU juga memastikan 15 ruas jalan nasional yang terdampak gempa secara umum masih berfungsi. Arus kendaraan, termasuk distribusi logistik dan BBM, juga tetap berjalan lancar.

Keppres Terbit, Sekda Aceh M Nasir Resmi Dicopot

Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot M. Nasir dari jabatannya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Aceh. Pemberhentian tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 95/TPA Tahun 2026 yang ditandatangani di Jakarta pada 21 Agustus 2026. Keppres itu kemudian disampaikan kepada Gubernur Aceh melalui surat Sekretariat Dukungan Kabinet Nomor R-222/KSN/SDK/PA.01.03/08/2026 tertanggal 22 Agustus 2026. Surat tersebut bersifat segera dan dilengkapi salinan serta petikan Keppres.

M. Nasir diketahui menjabat sebagai Sekda Aceh sejak 15 Agustus 2025 lalu. Ia saat itu dilantik oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem. Saat dikonfirmasi Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi membenarkan info tersebut. Ia mengaku sudah berkomunikasi langsung Mualem. Nurlis menyatakan pengganti M. Nasir nantinya akan segera diumumkan. Berdasar pernyataan Mualem, kata Nurlis, pergantian itu untuk penyegaran di jajaran Pemprov Aceh.

Koruptor Siap-Siap! RUU Perampasan Aset Ditarget Rampung Desember 2026

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menargetkan RUU Perampasan Aset dapat disahkan sebelum Desember 2026 atau paling lama dalam dua masa sidang. Habiburokhman mengatakan, Komisi III akan melanjutkan pembahasan RUU Perampasan Aset pada Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027. Untuk memperkuat substansi sekaligus memenuhi prinsip partisipasi publik yang bermakna, Komisi III akan memperbanyak Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan berbagai elemen masyarakat.

Dia menjelaskan proses penyusunan RUU Perampasan Aset membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan pembahasan UU KUHAP maupun UU Polri yang telah diselesaikan Komisi III. Adapun, perbedaannya, RUU Perampasan Aset merupakan konsep regulasi yang relatif baru dalam sistem hukum Indonesia sehingga membutuhkan perumusan yang lebih cermat.

Komisi III sebelumnya telah menegaskan RUU Perampasan Aset tetap menjadi bagian dari Prolegnas Prioritas 2026. Pembahasan juga terus dilakukan dengan melibatkan akademisi, praktisi hukum, organisasi masyarakat, mahasiswa, hingga kelompok profesi. Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar pembahasan RUU Perampasan Aset segera dilakukan. Supratman meyakini DPR segera menjadikan RUU tersebut sebagai usul inisiatif DPR.



1.260 Hektare Kebakaran Lahan di Kaltim, Kebanyakan Milik Perusahaan

Kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim) masih terus bertambah. Hingga akhir pekan lalu setidaknya tercatat 430 kejadian karhutla dengan luas terdampak mencapai 1.260,92 hektare, dan mayoritas merupakan lahan milik perusahaan. Berdasarkan rekapitulasi BPBD Kaltim, dari total luas terdampak, sebanyak 1.197,37 hektare merupakan lahan, kemudian hutan 32,84 hektare, dan kebun 30,71 hektare.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kaltim Sugeng Priyanto, mengatakan kebakaran lahan yang terjadi di beberapa wilayah didominasi berada di lahan perusahaan, seperti yang terjadi di wilayah Kutai Kartanagara (Kukar) yakni– dari data tercatat–luas lahan yang terbakar hingga 366,70 hektare. Selain itu, dia menjelaskan untuk kebakaran yang terjadi di kawasan hutan tak dipungkiri ada perbedaan data antara yang dihimpun BPBD dan Dinas Kehutanan. Oleh karena itu, menurutnya untuk data dalam kawasan hutan lebih banyak mengacu pada Dinas Kehutanan.

Dari 10 kabupaten/kota di Kaltim, Kukar menjadi wilayah dengan luasan karhutla terbesar. Tercatat 47 kejadian dengan luas mencapai 369,88 hektare. Selanjutnya Kutai Barat 71 kejadian dengan luas 337,17 hektare, Paser 105 kejadian dengan luas 268,68 hektare, Samarinda 69 kejadian dengan luas 90 hektare, dan Berau 38 kejadian dengan luas 86,44 hektare.

Menhan Sjafrie Sebut RI akan Kembangkan Amunisi, Rudal, dan Roket Bersama Cina

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyebutkan, pemerintah Republik Indonesia akan mengembangkan amunisi, misil atau peluru kendali (rudal) hingga roket bersama Cina. Hal itu disampaikan Menhan Sjafrie setelah pertemuan 2+2 ke-2 Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan antara Indonesia-Cina di kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta Pusat, Jumat (21/8). Kerja sama tersebut dalam bentuk joint development atau pengembangan bersama. Nantinya, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) akan melakukan transfer teknologi atau transfer of technology (ToT) kepada Indonesia. Harapannya, Cina mengirimkan transfer teknologi soal amunisi, rudal hingga roket sesuai yang sudah dikembangkan di Negeri Tirai Bambu.

Indonesia akan melibatkan industri pertahanan nasional seperti PT Pindad dan PT Len Industri dalam proyek tersebut. “Pasti Pindad (dilibatkan), kemudian PT LEN untuk listrik. Paling lambat (tahun) 2027 sudah jalan,” kata Sjafrie. Dalam pertemuan 2+2 tersebut, Indonesia menekankan pentingnya transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang peralatan dan industri pertahanan.

Danrem 173: TNI cari sembilan perempuan yang dibawa KKB

Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto mengatakan pencarian terhadap sembilan orang perempuan Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang dibawa KKB hingga kini terus dilakukan. Brigjen TNI Vivin mengatakan awalnya 11 orang perempuan yang dibawa KKB, namun dua orang ditembak hingga menyebabkan satu orang (mama) meninggal. “Sedangkan seorang lainnya jatuh ke jurang, namun Jumat (21/8) sudah dievakuasi dan dirawat di rumah sakit Timika,” kata Vivin.

Dia mengatakan insiden itu terjadi 16-17 Agustus lalu dan saat ini TNI berupaya memulihkan situasi keamanan di wilayah itu. Selain memulihkan situasi keamanan, kata Vivin, TNI menggandeng pemda setempat membantu memberikan makanan karena mereka takut ke kebun. Menurutnya, KKB yang membawa warga sipil itu diduga kelompok KKB dari Kodap III Ndugama yang memang jaraknya tidak terlalu jauh, yakni dua hari berjalan kaki.

Prabowo Rapat Malam-malam di Hambalang Bahas Karhutla dan Gempa NTT

Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pascagempa Nusa Tenggara Timur (NTT). Rapat itu digelar pada Minggu (23/8) malam tadi di kediamannya pribadinya yang berada di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ia memanggil Panglima TNI hingga kepala Staf Angkatan TNI.

Ada yang Tolak Jalur Sepeda Dihapus, Ini Respons Pemprov DKI

Sejumlah warga tidak sepakat bila nantinya jalur sepeda di Jakarta dihapus. Pemprov DKI Jakarta siap mencari solusi terbaik. Pemprov tidak ingin ada pihak yang merasa dikesampingkan. Saat ini Pemprov DKI Jakarta masih dalam proses evaluasi terhadap fasilitas jalur sepeda. “Gubernur Pramono Anung belum mengambil keputusan final. Beliau menyampaikan akan segera memutuskan setelah mempertimbangkan seluruh masukan yang masuk, baik dari komunitas pesepeda maupun dari masyarakat secara lebih luas,” kata Stafsus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim.

Chico mengatakan pihaknya sangat menghargai dan menampung semua aspirasi, termasuk dari warga yang menolak wacana penghapusan jalur sepeda. “Evaluasi ini dilakukan justru karena ada perbedaan pandangan di masyarakat. Di satu sisi ada komunitas pesepeda yang meminta jalur tetap dipertahankan. Di sisi lain, ada masukan publik yang menilai banyak jalur sepeda justru lebih sering digunakan kendaraan bermotor, kurang terawat, atau terputus,” lanjutnya.

Pramono mengaku berhati-hati dalam memutuskan nasib jalur sepeda di Jakarta. Hal ini menyusul adanya usulan agar jalur sepeda ditutup karena dinilai lebih banyak digunakan pengendara motor. Pramono mengatakan saat ini terdapat dua pandangan terkait keberadaan jalur sepeda. Komunitas pesepeda, salah satunya Bike to Work, meminta jalur tersebut tetap dipertahankan. Sementara itu, sebagian masyarakat menilai jalur sepeda justru banyak digunakan oleh pengendara motor.


Sebelum Api Menyala, Iklim Sudah Beri Tanda

Setiap kali musim kemarau datang, cerita tentang kebakaran hutan dan lahan seperti kembali diputar. Titik panas bermunculan, asap mulai menyelimuti permukiman, penerbangan terganggu, sekolah terpaksa diliburkan, dan pemerintah kembali mengerahkan berbagai upaya pemadaman. Setelah hujan turun dan api padam, perhatian kita pun beralih. Sampai musim kemarau berikutnya tiba dan cerita yang sama kembali terjadi.

Mengapa kita seperti selalu terlambat?

Mungkin karena kita terlalu sering melihat kebakaran dari saat api sudah muncul. Padahal, sebelum api terlihat, lingkungan sebenarnya telah mengalami proses yang berlangsung secara perlahan. Suhu meningkat, hujan berkurang, udara mengering, dan vegetasi kehilangan kandungan air. Jika kondisi tersebut berlangsung cukup lama, lingkungan menjadi semakin mudah terbakar.

Mengenal Desa Adat Sade yang Terbakar, Kampung Suku Sasak Bertahan 15 Generasi

Desa Adat Sade di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, merupakan salah satu kampung tradisional Suku Sasak yang telah dihuni dan bertahan hingga 15 generasi. Kampung yang menjadi salah satu dari 21 dusun di Desa Rembitan ini dipimpin oleh seorang kepala dusun yang disebut Jero Keliang. Sejak dikunjungi wisatawan asing pada 1983, Sade berkembang menjadi destinasi wisata budaya yang terkenal, sebelum mengalami kebakaran pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026.

Keunikan Desa Adat Sade terletak pada kehidupan masyarakatnya yang masih mempertahankan tradisi leluhur dan arsitektur tradisional Sasak. Terdapat sekitar 100 bangunan dengan dua jenis bangunan utama, yakni Bale Tani sebagai tempat tinggal dan Lumbung sebagai tempat penyimpanan hasil panen. Rumah-rumah tersebut menggunakan bahan tradisional seperti kayu, anyaman bambu, dan atap alang-alang, sementara lantainya dibuat dari campuran tanah, getah pohon, dan abu jerami serta dirawat menggunakan cara-cara tradisional.

Selain arsitektur dan tradisi, Desa Adat Sade juga dikenal melalui seni tari dan kerajinan tenun khas Lombok yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. Produk tenun seperti kain songket, sarung, selendang, dan taplak meja turut memberikan manfaat ekonomi tidak hanya bagi warga Sade, tetapi juga bagi masyarakat di dusun dan desa sekitarnya. Keberadaan Desa Adat Sade menjadi salah satu simbol penting pelestarian budaya Sasak di Lombok, sehingga musibah kebakaran menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan warisan budaya yang telah dijaga secara turun-temurun.

Bank BUMN Buka Suara soal Rekening Aktivis Pati Botok Diblokir Jelang Aksi DPR

ank Mandiri buka suara mengenai rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok yang disebut diblokir menjelang aksi di Jakarta. Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengatakan pemblokiran rekening dilakukan setelah pihaknya menerima permintaan dari aparat penegak hukum (APH). Penjelasan bank pelat merah itu disampaikan setelah Botok mengaku rekening yang berisi uang pribadi dan donasi untuk kebutuhan aksi senilai Rp 80,9 juta tidak dapat digunakan. Adhika menjelaskan Bank Mandiri tidak melakukan pemblokiran rekening secara sepihak. Menurut dia, tindakan tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan dilakukan dengan mengikuti prosedur serta ketentuan yang berlaku.

Guru SMA Diduga Jadi Pengepul Calon Mahasiswa Unsoed, Pejabat Kampus Raup 1,12 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan peran seorang guru SMA dalam praktik jual-beli kursi mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Guru tersebut diduga mengumpulkan calon mahasiswa yang ingin masuk Unsoed sebelum berkomunikasi dengan Kepala Bagian Akademik sekaligus panitia penerimaan mahasiswa baru, Eko Sumanto.

Dalam komunikasi melalui WhatsApp, keduanya diduga membahas jumlah calon mahasiswa yang dapat diloloskan serta uang yang harus disetorkan melalui jalur di luar mekanisme resmi. Berdasarkan temuan penyidik, harga satu kursi calon mahasiswa diduga dipatok mulai Rp 50 juta hingga Rp 500 juta.

KPK menyebut praktik tersebut berlangsung atas sepengetahuan Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka bersama lima orang lainnya.

Kebijakan AS Borong US Treasury Buat Otot Rupiah Menguat

Nilai tukar rupiah ditutup menguat 54 poin ke level Rp 17.694 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 17.748 per dolar AS, pada Jumat (21/8). Analis menyebut kebijakan Departemen Keuangan AS yang meningkatkan program pembelian kembali (buyback) surat berharga negara (US Treasury) jangka panjang jadi salah satu faktor yang membuat rupiah menguat. 

Ketegangan geopolitik AS‑Iran meningkat karena Donald Trump mengancam perang ekonomi terhadap Iran dan sekutunya, sementara Uni Emirat Arab menangguhkan semua transaksi keuangan dengan Tehran, menambah tekanan pada pasar keuangan global. Kredit perbankan Indonesia tumbuh 13,58 % yoy pada Juli berkat insentif likuiditas dan kebijakan makroprudensial BI, namun defisit transaksi berjalan melebar dan risiko inflasi pangan akibat El Niño serta kekeringan dapat menurunkan daya beli dan kepercayaan konsumen.

4 Perusahaan Diselidiki Soal Karhutla, Prabowo Siap Tindak Bila Terbukti

Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan menindak perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran hutan. Ini menyusul temuan adanya beberapa perusahaan yang diduga terlibat pembakaran. Menteri Sekretaris Negara mengonfirmasi adanya empat korporasi yang sedang diselidiki, sementara Kementerian Kehutanan melakukan sidak ke empat perusahaan PBPH di Kalimantan Barat, antara lain PT Wanakerta Eka Lestari, PT Finantara Intiga, PT Mohairson Pawan Khatulistiwa, dan PT Wana Subur Persada.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Dwi Januanto Nugroho, mengatakan kesiapsiagaan menghadapi karhutla merupakan bagian dari tata kelola usaha kehutanan yang bertanggung jawab. Pencegahan kebakaran, kata dia, bukan hanya untuk melindungi hutan, tapi melindungi masyarakat dari dampak asap dan bencana ekologis, menjaga kepastian usaha, serta memastikan investasi tidak terganggu oleh risiko kebakaran. 

Hasil Rebalancing FTSE: 29 Saham Terdepak dari Indeks, BSDE Turun Dua Tangga

Lembaga penyedia indeks global FTSE Russell mendepak total 29 saham dalam hasil semi annual review untuk FTSE Global Equity Index Series September 2026. Dalam hasil review tersebut, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) turun dua tangga dari indeks Mid Cap ke indeks Micro Cap. Berdasarkan pengumuman FTSE Russell pada Jumat (21/8), tidak ada saham Indonesia yang masuk maupun keluar dari indeks Large Cap.

Perubahan juga terjadi pada indeks Small Cap. Sepuluh saham dihapus dari indeks Small Cap, sembilan di antaranya dipindahkan ke Micro Cap sementara PT Siloam International Hospitals Tbk hanya dikeluarkan; selanjutnya 28 saham dihapus dari indeks Micro Cap, mencakup perusahaan di sektor konstruksi, keuangan, media, dan lainnya. Perubahan tersebut dapat direvisi hingga penutupan perdagangan pada 4 September dan akan final pada 7 September, dengan tanggal rebalancing 18 September dan efektivitas pada pembukaan perdagangan 21 September.

Pascagempa NTT, Kemenkes Masih Fokus pada Keselamatan Pasien

Gempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus 2026 menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk dua rumah sakit utama dan tiga puskesmas yang mengalami kerusakan berat. Dalam masa tanggap darurat, Kementerian Kesehatan memprioritaskan keselamatan dan penanganan pasien melalui sistem triase, dengan pasien kritis dirujuk ke rumah sakit, sementara korban dengan luka ringan ditangani di puskesmas maupun tenda darurat.

Untuk menjaga keberlangsungan layanan kesehatan, Kementerian Kesehatan telah mendirikan sedikitnya tiga rumah sakit lapangan di RSUD Ruteng, RSUD Aeramo, dan Stadion Golo Dukal. RS lapangan tersebut didukung tenaga medis dari berbagai daerah, termasuk dokter spesialis ortopedi, bedah, anestesi, dokter umum, serta perawat khusus. Pemerintah juga menargetkan rehabilitasi dan renovasi fasilitas kesehatan yang rusak dapat diselesaikan dalam waktu 8–12 bulan.

Selain penanganan fisik, pemerintah memberikan perhatian terhadap trauma psikologis masyarakat akibat gempa dan gempa susulan. Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan organisasi profesi untuk menghadirkan layanan trauma healing dan konselor bagi masyarakat terdampak, serta mengupayakan ketersediaan psikolog klinis secara bertahap di puskesmas. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap gempa susulan, tidak memasuki bangunan yang rusak sebelum dinyatakan aman, serta tetap berada di tempat pengungsian apabila kondisi tempat tinggal belum dipastikan aman.

1.378 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Pemerintah Siapkan Kelas Darurat

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) berdampak luas terhadap sektor pendidikan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencatat sebanyak 1.378 satuan pendidikan terdampak, dengan kerusakan pada ribuan ruang kelas serta berbagai fasilitas pendukung seperti laboratorium, perpustakaan, sanitasi, dan rumah dinas guru. Dampak bencana juga dirasakan oleh sekitar 177.678 murid serta 21.166 guru dan tenaga kependidikan. Dari total 8.664 ruang kelas yang terdampak, sebanyak 5.521 ruang atau sekitar 63,7 persen mengalami kerusakan, termasuk 2.229 ruang kelas yang rusak berat atau total. Selain kerusakan fisik, sebanyak 116.324 murid mengalami gangguan kegiatan belajar akibat gempa dan rangkaian gempa susulan. Pemerintah juga memberikan santunan dan bantuan kepada keluarga korban, siswa terdampak, serta guru yang rumahnya mengalami kerusakan. Untuk menjaga keberlanjutan proses pendidikan, pemerintah menerapkan berbagai pola pembelajaran darurat sesuai kondisi wilayah. Sebanyak 923 satuan pendidikan menerapkan belajar dari rumah, 171 sekolah melaksanakan pembelajaran daring, 35 sekolah menggunakan kelas darurat, dan 30 sekolah masih menjalankan pembelajaran tatap muka. Kemendikdasmen juga menyiapkan 100 tenda ruang kelas yang ditargetkan mulai digunakan pada pekan berikutnya, disertai pendampingan psikososial bagi siswa dan guru. Bantuan pendidikan yang disalurkan meliputi 5.000 school kit, 1.500 family kit, 3.956 papan tulis, dan 123.522 buku. Selain itu, tim Kemendikdasmen telah mendistribusikan ribuan bingkisan anak dan paket sembako ke sejumlah wilayah terdampak. Pemerintah menekankan agar pembelajaran selama masa darurat dilakukan secara fleksibel dengan memprioritaskan materi esensial, literasi dan numerasi dasar, serta pemulihan psikososial warga sekolah.

Luhut Tuntut Tata Kelola Makan Bergizi Gratis Dibenahi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan meminta adanya pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran, konsisten, dan diawasi secara ketat. Hal tersebut disampaikan Luhut kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, dalam pembahasan mengenai evaluasi dan perbaikan sistem tata kelola gizi nasional. Menurut Luhut, setiap keputusan strategis dalam program MBG harus didasarkan pada data yang akurat, pengawasan yang kuat, serta keberanian melakukan koreksi apabila ditemukan kesalahan. Ia juga menekankan perlunya penataan ulang lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar lebih diprioritaskan pada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta daerah dengan prevalensi stunting tinggi. Saat ini, sebanyak 1.700 SPPG diarahkan pembangunannya ke wilayah seperti Papua, Maluku, Nias, dan Nusa Tenggara Timur, dengan mempertimbangkan indikator stunting, kerentanan pangan, dan tantangan geografis. Selain pemerataan lokasi, Luhut menegaskan bahwa standarisasi kualitas, kebersihan, dan keamanan pangan harus menjadi syarat mutlak dalam operasional SPPG. Dirinya mengapresiasi langkah BGN yang telah menutup sekitar 1.300 SPPG karena belum memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan. DEN juga menyatakan komitmennya untuk membantu perbaikan tata kelola MBG melalui rekomendasi strategis dan penguatan digitalisasi sistem BGN. Melalui integrasi digital, rantai pasok bahan makanan, kontrol kualitas, hingga evaluasi kinerja setiap SPPG diharapkan dapat dipantau secara lebih aktual dan transparan.

Apa Itu Sesar Opak? Patahan Aktif Pemicu Gempa Jogja Hari Ini, Seberapa Berbahaya?

Gempa bumi magnitudo 3,5 yang mengguncang Bantul dan sejumlah wilayah Yogyakarta sore ini kembali mengarahkan perhatian pada Sesar Opak. BMKG memastikan gempa berpusat di darat sekitar 11 kilometer timur laut Bantul dengan kedalaman 21 kilometer dan dipicu aktivitas patahan tersebut. Sesar Opak adalah patahan aktif di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, terutama di sekitar aliran Sungai Opak. BMKG menyebut jalurnya membentang sekitar 45 kilometer dari kawasan lereng Gunung Merapi menuju selatan hingga bermuara di Samudra Hindia dekat Pantai Parangtritis, Bantul. Statusnya yang aktif membuat pergerakan batuan di sepanjang zona ini dapat memicu gempa bumi.

Secara sederhana, sesar terbentuk ketika lapisan batuan di kerak bumi mengalami tekanan hingga patah dan bergeser. Tekanan ini dapat menumpuk dalam waktu lama sebelum dilepaskan sebagai energi gempa. Karena sumbernya berada di daratan dan relatif dangkal, gempa dari sesar aktif bisa terasa kuat meski magnitudonya tidak besar.

Meterai Palsu dan Bisnis Gelap yang Menggerus Penerimaan Negara

Kasus sindikat pemalsuan meterai dengan potensi hilangnya penerimaan negara mencapai Rp1 triliun dibongkar Polda Metro Jaya bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Sebanyak 16 orang ditangkap dalam pengungkapan kasus yang berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia. Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Dekananto Eko Purwono, menyebut, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat dan sejumlah laporan polisi. Para tersangka memiliki peran berbeda dalam jaringan sindikat, mulai dari produsen, pendaur ulang, kurir, hingga penjual meterai palsu. Dalam kasus ini telah dilakukan penyitaan 3,4 juta keping materai palsu, satu mesin set produksi, dan tiga gulung bahan baku yang masih bisa digunakan untuk memproduksi meterai dalam jumlah sangat besar.

Komisi IV DPR Desak Penanganan Karhutla di Kalimantan Jadi Prioritas Nasional

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman menyoroti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin meluas di sejumlah wilayah Kalimantan. Alex meminta pemerintah segera mengambil langkah luar biasa (extraordinary) untuk menangani kondisi tersebut. Alex mengatakan saat ini karhutla telah berdampak pada kesehatan, pendidikan, transportasi hingga aktivitas ekonomi. Kondisi itu, kata dia, diperparah cuaca kering akibat fenomena El Nino.

Karhutla Sepanjang Agustus Hanguskan 52,82 Hektare di 21 Titik

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin meluas dampak minimnya curah hujan di Tarakan dalam sebulan terakhir. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan, Yonsep menyebut sebanyak 21 titik kebakaran hutan dan lahan terjadi sepanjang bulan Agustus 2026, dengan total luas area terdampak mencapai 52,82 hektare.

Penyebaran titik api terkonsentrasi di empat wilayah rawan. Yakni di Kelurahan Pantai Amal, khususnya dekat kampus Universitas Borneo Tarakan dan area perumahan serta kawasan Juwata Kerikil, Pasir Putih, hingga area perbukitan antara Kampung Empat dan Kampung Enam.

Sebaran Karhutla di Kaltim: 413 Titik, 936 Hektare Lahan Terbakar

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Berdasarkan data BPBD Kaltim per Rabu (19/8), tercatat 413 titik karhutla dengan luas lahan dan hutan yang terbakar mencapai 936,95 hektare.

Data tersebut menunjukkan Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menjadi wilayah dengan luas lahan terbakar paling tinggi, yakni mencapai 269,341 hektare dari 70 titik kejadian. Sementara itu, jumlah titik karhutla terbanyak tercatat di Kabupaten Paser dengan 85 titik. Berikutnya Samarinda dengan 75 titik dan Kutai Barat dengan 70 titik.

Dalam proses pemadaman karhutla, BPBD Kaltim menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya akses menuju titik api yang sulit dijangkau. Selain akses, petugas juga menghadapi keterbatasan sumber air untuk proses pemadaman. Kondisi tersebut semakin menjadi kendala ketika luas lahan yang terbakar cukup besar.

BEI Ubah Batas Minimum Harga Saham Jadi Rp 1, Revisi Klasifikasi Auto Rejection

BEI akan menurunkan batas minimum harga saham di pasar reguler dan pasar tunai menjadi Rp 1 per saham, menggantikan batas Rp 50, untuk meningkatkan likuiditas serta price discovery. Kebijakan ini direncanakan berlaku 7 September 2026 setelah uji coba pada akhir Agustus.

Penyesuaian batas auto‑rejection juga dilakukan: saham Rp 1‑10 mendapat batas ARB dan ARA sebesar Rp 1 secara nominal, sementara rentang harga lainnya tetap menggunakan persentase yang telah ditetapkan. Dua kriteria di Papan Pemantauan Khusus yang terkait dengan saham di bawah Rp 50 dan likuiditas rendah akan dihapus, selaras dengan penurunan batas minimum harga.

KPK: OTT Rektor Unsoed Terkait Pengkondisian Penerimaan Mahasiswa Baru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, Operasi Tangkap Tangan (KPK) yang menjerat Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq dan kawan-kawan terkait pengkondisian penerimaan mahasiswa baru. Juru bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan, dalam OTT yang digelar sejak Kamis (20/8/2026), tim menangkap 14 orang, yakni 12 orang di wilayah Purwokerto dan 2 orang di Jakarta. Dia memastikan, salah satu pihak yang diamankan adalah Rektor Unsoed Akhmad Sodiq.

Budi juga menyampaikan, KPK menyayangkan terjadinya dugaan korupsi di ruang-ruang pendidikan. Dia mengatakan, ruang yang seharusnya tidak sekadar diisi dengan pembelajaran ilmu pengetahuan, tapi juga penanaman nilai dan karakter. Terlebih dugaan korupsi terjadi saat proses awal, proses penerimaan. Artinya, transaksional sudah terjadi saat mahasiswa baru membuka gerbang masuk kampus.

Pengungsi Gempa NTT Keluhkan Krisis Air Bersih, Semua PAM Rusak

Pengungsi di NTT kini mengalami kekurangan air bersih karena semua jaringan PAM rusak; pasokan sementara diupayakan lewat tangki yang dimasukkan ke hidran, sementara penyaluran air ke Nakegeo memaksa warga menempuh perjalanan tiga jam ke Bajawa. Pemerintah juga merencanakan penyediaan toilet mobil untuk memenuhi kebutuhan sanitasi.

Akses darat masih terbatas setelah longsoran menutup beberapa ruas jalan, meskipun satu jalan kabupaten baru terbuka dan pulau Palue yang sebelumnya terisolasi kini dapat menerima bantuan lewat helikopter; upaya membuka sisa empat‑lima ruas jalan terus dilanjutkan. Gempa susulan terus mengguncang wilayah, dengan lebih dari 3.000 gempa tercatat termasuk magnitudo 5,7 baru-baru ini; BNPB melaporkan total korban meninggal 71 orang dan telah mendistribusikan 165 ton bantuan melalui jalur darat sebagai moda utama.

Kalimantan Membara, Asean Siaga Krisis Asap

Kalimantan darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kualitas udara memburuk di wilayah tersebut dan memengaruhi kualitas udara di kawasan Asia Tenggara. Situs informasi kebakaran NASA menunjukkan titik panas berjejalan di pulau yang adalah lokasi salah satu hutan tropis terbesar dunia tersebut. Sementara itu, titik panas tampak lebih sedikit dan tak terkonsentrasi di wilayah Asean lainnya. Bila merujuk pada data stasiun pemantauan kualitas udara Aqicn, beberapa wilayah di Kalimantan memiliki kualitas udara yang tidak sehat bahkan sangat tidak sehat pada Kamis (20/8) siang. 

Pemerintah Malaysia meningkatkan patroli dan penegakan hukum di zona rawan kebakaran serta memantau kualitas udara Serawak yang kini “tidak sehat”, sementara Singapura menyiapkan 28 lembaga HTF untuk menanggapi bila PSI melewati ambang 100. Pusat Meteorologi ASEAN memproyeksikan hujan di bagian utara Kalimantan, Semenanjung Malaysia, dan barat Sumatra, yang dapat menekan munculnya titik panas; namun area selatan ASEAN tetap kering, menimbulkan potensi peningkatan kabut asap lintas batas.

KPK Ungkap Dugaan Pengondisian Penerimaan Mahasiswa Baru dalam OTT di Kampus

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) di universitas di Purwokerto, Jawa Tengah. Giat tersebut diduga berkaitan dengan pengondisian penerimaan mahasiswa baru. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan hal tersebut saat dikonfirmasi mengenai informasi dugaan suap dalam penerimaan mahasiswa baru. “Dugaan adanya pengkondisian penerimaan mahasiswa baru,” kata Setyo saat dikonfirmasi RRI, Jumat, 21 Agustus 2026.

Sebelumnya, KPK membenarkan adanya OTT di lingkungan Unsoed. Dalam operasi tersebut, sekitar sembilan orang diamankan, termasuk Rektor. Berdasarkan informasi, pihak yang turut diamankan antara lain Wakil Rektor I dan Wakil Rektor III Unsoed Norman Arie Prayogo. Kemudian, sejumlah pihak lainnya dari internal kampus dan swasta. Sebelum dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut ke Jakarta. Sejumlah pihak disebut menjalani pemeriksaan di Polresta Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah, pada Kamis 20 Agustus 2026. KPK masih mendalami perkara tersebut, termasuk dugaan pengondisian dalam proses penerimaan mahasiswa baru.

Taiwan Tawarkan Indonesia Pengembangan Kawasan Percontohan Pertanian Cerdas

Taiwan menawarkan kerja sama dengan Indonesia untuk mengembangkan kawasan percontohan pertanian cerdas atau smart agriculture. Kerja sama tersebut dinilai berpeluang mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekspor produk pangan olahan Indonesia. Kepala Departemen Luar Negeri Taiwan Lin Chia-Lung mengatakan, Taiwan memiliki kekuatan dalam pengembangan teknologi pertanian cerdas yang dapat diterapkan untuk mendukung sektor pertanian Indonesia.

Menurut Lin, kerja sama pertanian tersebut tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi pangan. Penerapan pertanian cerdas juga berpeluang dikembangkan sebagai bagian dari pembentukan industri yang mampu menciptakan lapangan kerja dan menghasilkan produk untuk pasar ekspor.

Pengembangan pertanian berbasis teknologi di Indonesia sendiri telah dilakukan melalui sejumlah kerja sama dengan mitra internasional. Salah satunya melalui kolaborasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan Korea Institute of Science and Technology (KIST), Korea Selatan. Kepala Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan BRIN Nugroho Adi Sasongko mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan tahap kedua dari rangkaian kerja sama yang telah berjalan sebelumnya.

BNPT Dorong Deradikalisasi Berbasis Kasus Cegah Kembali Terlibat Terorisme

Kepala BNPT Eddy Hartono mendorong penguatan program deradikalisasi dengan pendekatan berbasis kasus untuk mencegah seseorang kembali terlibat dalam jaringan maupun aksi terorisme. Pasalnya, setiap penerima program deradikalisasi memiliki latar belakang, kondisi, dan tingkat penerimaan yang berbeda. Karena itu, penanganannya tidak dapat dilakukan dengan pendekatan yang seragam. Hal tersebut disampaikan Eddy saat Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Pelaksanaan Deradikalisasi Terpadu melalui Tim Koordinasi Pelaksanaan Deradikalisasi bagi Tahanan, Narapidana, dan Klien Kasus Terorisme yang digelar BNPT bersama Yayasan Prasasti Perdamaian di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Ia mengatakan pendekatan berbasis kasus memungkinkan perkembangan setiap individu dipantau secara lebih terukur. Pemantauan tersebut dilakukan sejak tahap penahanan, pembinaan di lembaga pemasyarakatan, hingga proses reintegrasi ke masyarakat. Karena itu, keberhasilan program tidak hanya diukur dari proses pembinaan selama berada di lembaga pemasyarakatan, tetapi juga dari kemampuan seseorang menjalani kehidupan sosial secara positif setelah kembali ke masyarakat. Dalam proses tersebut, keluarga, masyarakat, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang mendukung proses reintegrasi.

Koordinasi lintas lembaga diperlukan karena proses deradikalisasi berlangsung dalam sejumlah tahapan yang saling berkaitan, mulai dari penanganan tahanan dan narapidana hingga reintegrasi sosial. Penguatan mekanisme tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) Fase Kedua 2026-2029, khususnya pada tema deradikalisasi. Melalui pendekatan yang berbasis kasus dan berorientasi pada hasil, BNPT mendorong agar penanganan setiap individu dilakukan secara lebih terukur dan berkelanjutan. 

MPR: Keterwakilan politik perempuan harus jadi isu kebangsaan

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menekankan bahwa keterwakilan politik perempuan harus menjadi isu kebangsaan, bukan sekadar pelengkap administratif. Ia menyebut revisi UU Pemilu sebagai pintu masuk untuk memperkuat representasi perempuan di politik.

Menurutnya, keterlibatan perempuan penting untuk menghasilkan kebijakan publik yang lebih aspiratif, partisipatif, dan berkeadilan. Selain itu, ia menekankan perlunya kesadaran perempuan tentang pemberdayaan dan kepemimpinan, agar tidak lagi ditempatkan di posisi belakang dalam kehidupan politik maupun sosial.

Hasil kajian Kementerian PPPA bersama Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia menunjukkan bahwa setelah lebih dari dua dekade kebijakan afirmasi, keterpilihan perempuan di DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota masih berkisar 16–22 persen. Namun, keterwakilan perempuan di DPD RI telah mencapai 37 persen. Data ini menunjukkan adanya kemajuan, tetapi juga masih terdapat kesenjangan yang perlu diperbaiki melalui gerakan nasional yang konsisten untuk memperkuat peran perempuan dalam politik.

Kejagung Bantah Sejumlah Klaim Febrie, Minta Hakim Tolak Praperadilan

Kejaksaan Agung (Kejagung) membantah dalil gugatan eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah terkait duplikasi penetapan status tersangka. Kejagung menegaskan istilah ‘duplikasi’ bukanlah sebuah asas atau larangan dalam hukum pidana yang secara otomatis mengakibatkan penetapan tersangka menjadi tidak sah. Karenanya, Kejagung meminta hakim mengesampingkan dalil duplikasi penetapan tersangka yang diajukan Febrie sekaligus menolak permohonan praperadilan tersebut secara keseluruhan.

Kejagung juga membantah dalil Febrie yang mengklaim tidak adanya Tindak Pidana Asal (TPA) di kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Kejagung menegaskan dasar pernyataan Febrie soal TPA yang belum jelas atau dibuktikan sangat keliru dan bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku. Tim hukum Kejagung mengatakan penetapan tersangka telah secara tegas menyebutkan tindak pidana korupsi sebagai tindak pidana asal.

Sebelumnya, Febrie meminta hakim tunggal PN Jakarta Selatan untuk membatalkan penahanan yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung). Hal tersebut disampaikan Febrie dalam petitum gugatan praperadilan yang diajukan ke PN Jaksel. Febrie meminta hakim juga menyatakan surat perintah penahanan tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat.


PPP Soroti Usulan Ambang Batas Parlemen 7%: Itu Politik Menang Sendiri

Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, menyoroti wacana kenaikan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dalam revisi UU Pemilu. Ia menegaskan bahwa demokrasi harus dibangun bersama, bukan dimonopoli oleh satu pihak. Menurutnya, usulan menaikkan ambang batas hingga 6–7% merupakan bentuk “politik menang sendiri” yang berpotensi mengurangi esensi demokrasi. Ia menekankan bahwa sistem politik seharusnya memberi ruang bagi semua suara rakyat, termasuk partai kecil.

Mardiono mengusulkan alternatif berupa pembentukan fraksi gabungan di parlemen. Dengan mekanisme ini, partai yang hanya memperoleh satu atau dua kursi tetap dapat bergabung membentuk fraksi, sehingga suara rakyat tetap terwakili. Ia menilai cara ini lebih adil dibandingkan menaikkan ambang batas, karena memastikan kedaulatan rakyat tetap terjaga. Menurutnya, setiap suara, sekecil apa pun, harus tetap menjadi bagian dari proses demokrasi.

Di sisi lain, DPR melalui Wakil Ketua Sufmi Dasco Ahmad menyatakan pembahasan revisi UU Pemilu akan dilakukan secara terbatas, dengan melibatkan fraksi-fraksi besar seperti PDIP. DPR juga berencana menyerap aspirasi dari partai nonparlemen dalam waktu dekat. Perdebatan mengenai besaran ambang batas terus bergulir, dengan beberapa partai terbuka terhadap angka 5–7%, sementara PPP menolak keras karena dianggap mengurangi inklusivitas demokrasi. Diskursus ini mencerminkan tarik-menarik kepentingan antara partai besar dan kecil dalam menentukan arah sistem politik ke depan.

Ketika Meme Menjadi Bahasa Politik Generasi Digital

Kini bahasa politik generasi Z dan milenial adalah meme. Meme berkembang dan dianggap efektif karena mampu menyederhanakan isu politik yang kompleks menjadi visual singkat yang mudah dipahami, serta menghadirkan humor yang membuat diskusi politik terasa lebih ringan. Dengan cara ini, orang yang biasanya tidak tertarik membaca teks panjang tetap bisa terlibat dalam percakapan politik melalui konten meme. Kutipan artikel menyebutkan, “Sebuah isu yang rumit dapat dikemas menjadi gambar atau video singkat yang lebih mudah dipahami.”

Selain itu, meme berfungsi sebagai alat pembentuk identitas kelompok. Membagikan meme tertentu menunjukkan kesamaan pandangan atau pemahaman terhadap referensi politik dalam komunitas digital. Hal ini menciptakan rasa kebersamaan dan solidaritas di antara pengguna dengan perspektif serupa. Meme tidak hanya menjadi lelucon, tetapi juga ekspresi sosial dan budaya digital yang memperkuat keterhubungan antaranggota komunitas politik online.

Namun, kesederhanaan meme juga menimbulkan tantangan karena berpotensi menyederhanakan isu politik yang kompleks. Algoritma media sosial memperkuat penyebaran meme kontroversial, sehingga dapat memengaruhi percakapan publik tanpa penjelasan mendalam. Meski begitu, meme tetap memiliki sisi positif sebagai sarana kritik kebijakan dan penyampaian keresahan publik dengan bahasa yang lebih mudah diterima. Fenomena ini menegaskan bahwa komunikasi politik kini semakin dipengaruhi budaya digital, di mana memahami meme berarti juga memahami pesan, konteks, dan informasi di baliknya.

Pangdam Cenderawasih: TNI ambil langkah amankan warga Jila dari KKB

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Sikumbang mengatakan, TNI saat ini terus berkoordinasi untuk mengambil langkah guna mengamankan warga Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah,yang dilaporkan dibawa atau disandera KKB. Saat ini dalam tahap pengumpulan data-data untuk memastikan langkah-langkah yang akan diambil dalam upaya mencari masyarakat yang dibawa KKB.

“Hal itu dilakukan demi mengamankan masyarakat di wilayah itu termasuk saat mengamankan warga yang dilaporkan di bawa KKB,” kata Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang kepada Antara di Jayapura, Kamis. Dikatakan, saat ini Danrem 173/PVB sedang berada di Timika untuk berkoordinasi terkait kasus tersebut, dan Pemda Mimika juga berupaya untuk memberikan bantuan ke masyarakat.

Sebelumnya, Rabu (19/8) Korem 173/PVB dan Koops TNI sudah berkunjung ke Jila dan kondisi keamanan di wilayah itu berangsur kondusif. Sebelumnya KKB dilaporkan sejak Senin (17/8) dan Selasa (18/8) membawa sembilan orang perempuan di Kampung Pasir Putih, Distrik Jila, Kabupaten Mimika.

Kemhan Ungkap Alasan Prabowo Ingin Jual KRI Ki Hajar Dewantara: Sudah Berusia Tua

Presiden Prabowo Subianto disebut ingin menjual KRI Ki Hajar Dewantara karena kapal perang tersebut sudah sangat tua. “Pertimbangan utamanya karena KRI Ki Hajar Dewantara merupakan kapal yang sudah berusia tua dan secara teknis dinilai tidak lagi ekonomis apabila dilakukan perbaikan,” ujar Karo Infohan Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Kamis (20/8/2026). Kendati demikian, Rico menyampaikan, setelah melalui proses demiliterisasi, KRI Ki Hajar Dewantara masih memiliki nilai ekonomis. “Sehingga opsi penjualan dipandang dapat memberikan manfaat bagi negara,” ucap dia. Dalam konteks ini, jenderal bintang satu itu menyampaikan bahwa penjualan KRI Ki Hajar Dewantara akan dilakukan melalui mekanisme lelang.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengajukan kapal perang latih milik TNI AL, KRI Ki Hajar Dewantara dijual. Pengajuan tersebut disampaikan melalui Surat Presiden (Surpres) yang dikirim ke DPR, dan dibacakan oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Rapat Paripurna DPR. “Perlu kami beritahukan bahwa pimpinan dewan telah menerima surat dari Presiden RI, yaitu R-33 tanggal 14 Juli, hal Permohonan Persetujuan DPR RI Terhadap Penjualan Barang Milik Negara berupa 1 unit eks kapal KRI Ki Hajar Dewantara,” ujar Dasco, Selasa (18/8/2026).

Kemenkes Pastikan Stok Obat Korban Gempa NTT Aman untuk Lima Hari

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan dalam penanganan pascagempa bumi M 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Berbagai upaya penanganan telah dilakukan, salah satunya terus mengirimkan bantuan obat-obatan untuk menangani warga terdampak bencana tersebut. Ketua Satuan Tugas (Satgas) Bencana Kemenkes, Sumarjaya, mengatakan pihaknya telah mengirimkan bantuan obat-obatan ke lokasi terdampak bencana di NTT. Menurut dia, ketersediaan obat-obatan yang ada saat ini masih mencukupi untuk penanganan sampai lima hari ke depan.

Ia menambahkan, pihaknya juga terus menyalurkan bantuan obat-obatan ke NTT, terutama ke tujuh kabupaten yang terdampak bencana gempa bumi. Ia memastikan, kebutuhan obat-obatan masih akan terus tercukupi untuk penanganan di lapangan. Selain itu, Sumarjaya mengatakan, Kemenkes juga mengirimkan tenda ke lokasi terdampak. Tenda itu digunakan untuk membuat rumah sakit lapangan di lokasi terdampak bencana.

Ia menyebutkan, saat ini terdapat dua rumah sakit lapangan yang telah didirikan Kemenkes, yaitu di Rumah Sakit Ruteng, Manggarai, dan Rumah Sakit Aeramo, Nagekeo. Pasalnya, kondisi dua rumah sakit itu mengalami kerusakan cukup parah. Kemenkes juga terus berkoordinasi dengan Basarnas untuk mengidentifikasi kondisi puskesmas yang terdampak dan sulit terjangkau. Pasalnya, saat ini terdapat sejumlah puskesmas yang juga mengalami kerusakan, seperti Puskesmas Dampek dan Puskesmas Pota.

8 Negara Produsen Teh Terbesar di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?

Setidaknya ada delapan negara yang memiliki produksi komoditas teh terbesar di dunia. Hal tersebut berdasarkan laporan International Tea Committee Ltd melalui Tea & Coffee Trade Journal yang dirilis pada 2025. Adapun laporan itu mengumpulkan data produksi teh tahun 2024. Dikutip dari VisualCapitalist, Sabtu (15/8/2026), teh merupakan minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia setelah air putih. Sesuai data, jumlah produksi teh global tercatat sebanyak 7,05 metrik ton pada tahun 2024. Jumlah itu hampir dua kali lipat dari jumlah produksi 20 tahun sebelumnya.

China Jumlah produksi: 3.740.000 metrik ton, persentase pangsa produksi global: sekitar 53 persen. India jumlah produksi: 1.285.000 metrik ton, persentase pangsa produksi global: sekitar 18 persen. Kenya jumlah produksi: 599.000 metrik ton, persentase pangsa produksi global: sekitar 8 persen. Turkiye jumlah produksi: 273.000 metrik ton, persentase pangsa produksi global: sekitar 4 persen. Sri Lanka Jumlah produksi: 262.000 metrik ton, persentase pangsa produksi global: sekitar 4 persen. Vietnam jumlah produksi: 180.000 metrik ton, persentase pangsa produksi global: sekitar 3 persen. Indonesia jumlah produksi: 125.000 metrik ton, persentase pangsa produksi global: sekitar 2 persen. Jepang jumlah produksi: 74.000 metrik ton, persentase pangsa produksi global: sekitar 1 persen.

Ekspor Minyak Atsiri RI Tembus Rp5,6 Triliun, Indonesia Jadi Eksportir Terbesar Kelima Dunia

Industri minyak atsiri Indonesia mulai menunjukkan taji di pasar global. Sepanjang 2025, nilai ekspor minyak atsiri Indonesia mencapai US$348,7 juta atau sekitar Rp5,6 triliun, berdasarkan data perdagangan pada HS 3301. Angka tersebut melonjak 34,4 persen dibandingkan ekspor pada 2024 yang tercatat sebesar US$259,5 juta. Dengan capaian itu, Indonesia menjadi eksportir minyak atsiri terbesar kelima dunia setelah India, Amerika Serikat, Prancis, dan Brasil. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan kenaikan ekspor tersebut menunjukkan permintaan terhadap produk minyak atsiri Indonesia masih cukup kuat di pasar internasional.

Transaksi QRIS Juli 2026 Tumbuh 82,42% YoY, BI-FAST Tembus 546 Juta

Transaksi melalui Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS terus mencatatkan pertumbuhan yang tinggi. Menurut Bank Indonesia (BI), volume transaksi QRIS pada Juli 2026 tumbuh lebih dari 80% secara tahunan atau year on year (YoY). Pjs. Gubernur BI, Destry Damayanti, mengungkapkan bahwa pertumbuhan transaksi QRIS tersebut didukung oleh semakin luasnya penggunaan pembayaran digital, seiring dengan peningkatan jumlah pengguna dan merchant QRIS. Capaian itu menjadi salah satu penopang perkembangan transaksi ekonomi dan keuangan digital di Indonesia.

BI mencatat, volume transaksi pembayaran digital secara keseluruhan mencapai 5,5 miliar transaksi pada Juli 2026, atau tumbuh 28,69% YoY. Transaksi melalui internet naik 9,39 % YoY, sementara transaksi mobile meningkat 24,25 % YoY; di sisi infrastruktur ritel, BI-FAST mencatat 546 juta transaksi (31,62 % YoY) senilai 1.355 triliun, dan BI-RTGS tercatat 0,99 juta transaksi (3,12 % YoY) dengan nilai Rp 20.097 triliun. Uang kartal yang diedarkan (UYD) tumbuh 15,10 % YoY menjadi Rp 1.314 triliun, mencerminkan upaya BI menjaga ketersediaan dan kualitas uang rupiah di seluruh wilayah, termasuk daerah 3T.

Search