Dana Moneter Internasional (IMF) mengimbau pemerintah di berbagai negara harus berupaya lebih keras untuk memperkecil defisit anggaran. Hal ini seiring kondisi utang global yang kini berada pada rekor tertinggi. Lembaga tersebut memproyeksikan utang publik global akan melampaui 100 % dari PDB dunia pada 2029, terutama disebabkan lonjakan pinjaman di Amerika Serikat dan Tiongkok.
IMF mendesak AS menurunkan defisit serta utangnya secara bertahap. Institut Keuangan Internasional mencatat total utang global hampir US$ 353 miliar, dengan permintaan beralih ke obligasi Jepang dan Eropa sementara minat pada obligasi pemerintah AS tetap stabil, menimbulkan kekhawatiran tentang keberlanjutan utang AS meski pasar obligasi tidak menunjukkan risiko langsung.
