Update Terbaru Influenza A ‘Subclade K’ di RI, Ada 184 Kasus Sejak 2025

Kementerian Kesehatan RI melaporkan pembaruan data terkait penyebaran influenza A H3N2 Subclade K—yang dikenal masyarakat sebagai ‘Super Flu’—di Indonesia. Virus ini sejatinya bukan jenis baru, melainkan mutasi dari influenza A(H3N2). Sepanjang periode tahun 2025 hingga minggu ke-36 tahun 2026, tercatat sebanyak 184 kasus tersebar di 20 provinsi, dengan konsentrasi kasus terbanyak berada di DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan.

Berdasarkan data kelompok usia pada periode tersebut, infeksi virus ini paling mendominasi pada kelompok balita (0–4 tahun) yang mencapai 38 persen dari total kasus. Sisanya terbagi pada kelompok usia 5–9 tahun (23,4 persen), 10–17 tahun (21,2 persen), 18–59 tahun (15,8 persen), serta kelompok lansia di atas 60 tahun yang mencatatkan persentase terendah sebesar 1,6 persen.

Khusus sepanjang minggu ke-1 hingga ke-36 pada tahun 2026 saja, ditemukan 22 kasus baru yang terdeteksi di enam provinsi lewat surveilans sentinel ILI-SARI. Pada periode tahun 2026 tersebut, DKI Jakarta kembali mencatatkan temuan kasus tertinggi sebanyak 13 kasus, disusul oleh Jawa Tengah dan Papua Selatan yang masing-masing mengonfirmasi 3 kasus baru.

Search