Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengunggkap rencana pengiriman pasukan TNI ke Gaza, Palestina, untuk memberikan dukungan kemanusiaan dan rekonstruksi di wilayah konflik tersebut. Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl Achmad Mulachela menekankan, peran Indonesia tersebut juga bersifat tidak menyerang, tidak menyinggung, dan tidak agresif. Nabyl mengatakan, partisipasi pasukan Indonesia itu dalam upaya perdamaian di Gaza. Meski begitu, ia mengaku proses pengiriman pasukan TNI ke Gaza masih dalam tahap pembahasan.
Kemlu memastikan, setiap kontribusi Indonesia akan dilandaskan pada komitmen untuk mendukung perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina, sesuai dengan Solusi Dua Negara (Two State Solution). Selain itu, partisipasi Indonesia juga sejalan dengan misi pemeliharaan perdamaian.
Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal (KSAD) TNI Maruli Simanjuntak menyatakan, TNI AD mulai menyiapkan personel untuk Dewan Perdamaian (Board of Peace) bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dilansir dari Antara, Maruli berbicara usai menghadiri Rapat Pimpinan TNI dan Polri bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026).
