Smartwatch Kopilot Pesawat ATR 42-500 Masih Aktif, DVI Buka Suara

Smartwatch milik kopilot Farhan Gunawan masih terpantau aktif usai pesawat ATR 42-500 yang diawakinya jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Hal itu diungkap Pitri Keandedes Hasibuan (30) usai menerima informasi dari adiknya Dian Mulyana Hasibuan yang merupakan pacar dari Farhan Gunawan. Pitri bilang perangkat itu bahkan merekam adanya pergerakan langkah kaki yang diduga berasal dari Farhan. Dari penuturan adiknya, Pitri mengatakan smartwatch Farhan teridentifikasi masih aktif berdasarkan pengecekan ponsel korban. Dia berharap temuan itu bisa dijadikan acuan untuk melacak posisi Farhan.

Merespons kabar tersebut, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan memastikan hingga saat ini belum melakukan pemeriksaan terhadap temuan properti maupun jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Desa Tompo Bulu, Kecamatan Ballocci, Kabupaten Pangkep.

Kabid DVI Pusdokkes Polri, Kombes Pol, Wahyu Idayati menyampaikan bahwa tim DVI belum melakukan pemeriksaan, karena properti maupun korban perlu masih dalam proses evakuasi. Meski demikian, tim DVI saat ini telah mulai melakukan pengumpulan data ante mortem dari pihak keluarga korban. Data tersebut menjadi bagian penting dalam proses identifikasi apabila nantinya jenazah atau properti telah diterima. Data ante mortem yang dikumpulkan tidak hanya terbatas pada DNA, kata Idayati namun juga mencakup berbagai catatan medis dan ciri fisik korban.

Search