Rupiah Melemah, Risiko Kredit Valas Perbankan Berpotensi Naik

Pelemahan nilai tukar rupiah berpotensi meningkatkan risiko kredit valuta asing (valas) di sektor perbankan. Senior Vice President Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Trioksa Siahaan mengatakan dampak pelemahan rupiah terhadap kualitas kredit valas sangat bergantung pada profil bisnis debitur. Menurutnya, risiko kredit akan meningkat apabila kredit valas diberikan kepada perusahaan yang melakukan kegiatan impor namun penjualannya dalam rupiah.

Ia menilai, potensi tekanan terhadap kualitas kredit valas masih dapat berlanjut apabila kondisi global tetap bergejolak. Terutama jika tensi geopolitik masih memanas dan kondisi ekonomi domestik belum menunjukkan perbaikan yang signifikan. Untuk itu, menurut Trioksa bank perlu memperketat penyaluran kredit dalam mata uang asing. Salah satu langkah mitigasi yang dapat dilakukan adalah dengan lebih selektif dalam memberikan kredit valas serta mendorong pembiayaan kepada sektor yang memiliki pendapatan dalam valas seperti eksportir.

Search