Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan menjelang Bank Indonesia (BI) mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode September 2026. Saat ini BI Rate masih berada pada level 5,75 persen. Pada RDG Agustus 2026, BI juga mempertahankan Deposit Facility sebesar 4,75 persen dan Lending Facility sebesar 6,50 persen. Bank sentral dijadwalkan menyampaikan keputusan kebijakan moneter pada Rabu (23/9/2026), di tengah tekanan terhadap rupiah yang belum mereda. Pasalnya, posisi rupiah saat ini semakin mendekati level psikologis Rp 18.000 per dollar Amerika Serikat (AS). Pada awal pekan, rupiah berada di level Rp 17.841 per dollar AS.
