Nilai tukar rupiah kembali melemah pada perdagangan Senin (21/9). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp 17.847 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah -0,5% secara harian. Sementara itu, berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah berada di level Rp 17.813 per dolar AS, turun -0,38% secara harian.
Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengatakan, indeks dolar AS menguat di tengah pasar yang masih mencermati perkembangan konflik Iran dan AS. Ke depan pasar akan mencermati keputusan BI di tengah dinamika nilai tukar rupiah, inflasi, serta kebijakan bank sentral global.
