Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat pendaftar Program Magang Nasional angkatan 2 batch I 2026 mencapai 732.483 orang. Namun, hanya 6,3 persen atau 46.160 orang yang berhasil lolos menjadi peserta. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah mengatakan program ini mendapat antusiasme yang sangat tinggi dari masyarakat Dari jumlah 732.483,
Dalam kesempatan sama, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan para peserta magang akan mendapatkan upah minimum sesuai dengan standar kabupaten atau kota tempat mereka bekerja. Sebagai contoh, peserta yang menjalani masa magang di Jakarta akan menerima upah pada kisaran Rp5,5 juta hingga Rp5,7 juta per bulan.
Teddy mengungkapkan tingkat keberhasilan program magang ini pada angkatan sebelumnya. Berdasarkan datanya, sekitar 30 hingga 40 persen dari total 100 ribu peserta pada angkatan pertama langsung direkrut menjadi karyawan di perusahaan tempat mereka magang maupun di perusahaan lain. Teddy berharap seluruh peserta pada batch baru ini juga bisa langsung mendapatkan pekerjaan secara permanen setelah masa magang mereka selesai.
