TNI AL kembali melanjutkan pembongkaran pagar laut di perairan Tangerang, Banten, Rabu (12/2/2025) kemarin. Hingga saat ini total pagar laut yang telah dibongkar sepanjang 28,8 KM. Danlantamal III Jakarta Brigen TNI Harry Indarto mengatakan, hal ini dilakukan upaya dalam menjaga kelancaran aktivitas nelayan sehari-hari. Pembongkaran yang dilakukan TNI AL ini telah membuka akses para nelayan untuk melaut, sehingga tersisa 1,36 KM dari 30,16 KM.
Diketahui, sebanyak 321 personel TNI AL yang terdiri dari Pasmar 1, Lantamal III Jakarta turut membantu proses pembongkaran pagar laut. Selain itu, sarana yang digunakan antara lain 1 Patkamla, 11 perahu karet, 1 RBB, 1 RHIB, serta 10 perahu nelayan. Adapun kendala dalam proses pembongkaran yaitu kemampuan mesin kapal kurang kuat. Sehingga menghambat pelaksanaan dan sebagian besar pagar bambu banyak dipasang 2 lapis. Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menargetkan bahwa pembongkaran pagar laut. Dimana pagar laut sepanjang 30,16 kilometer ini dapat dirampungkan dalam waktu satu pekan.
Menurutnya, pemanfaatan ruang laut tanpa izin Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) merupakan pelanggaran hukum. Oleh karena itu, seluruh pagar yang tidak memiliki izin sah harus dibongkar sepenuhnya.