Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem menyebut saat ini jumlah hunian warga yang rusak akibat banjir dan tanah longsor terus bertambah hingga diperkirakan mencapai 200 ribu rumah. Mualem berharap pemerintah pusat menambah pembangunan hunian bagi para korban, yang saat ini ditargetkan membangun 36.328 rumah.
Menurut Mualem saat ini sudah ada beberapa donatur, baik swasta maupun pemerintah, yang akan membangun hunian sementara bagi penyintas bencana. Misalnya seperti bantuan dari pemerintah pusat, Yayasan Budha Tzu Chi dan Danantara. Meski jumlahnya belum mencapai setengahnya dari rumah warga yang rusak, Mualem tetap bersyukur dan berharap hunian-hunian ini dibangun segera.
Dari pemberitaan sebelumnya diketahui, Pemerintah berencana menyiapkan 44.045 unit hunian sementara (huntara) bagi korban banjir bandang dan longsor di Pulau Sumatra. Huntara itu akan disiapkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Keseluruhan unit hunian sementara itu tersebar di tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Dengan rincian, di Sumatra Barat sebanyak 2.559 unit, Sumatra Utara 5.158 unit, dan paling banyak di Aceh mencapai 36.328 unit.
