Menhaj: Jemaah Haji Tak Lolos Cek Kesehatan di Saudi Berpotensi Dipulangkan

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochammad Irfan Yusuf, mengingatkan jemaah haji untuk mematuhi kewajiban tes kesehatan sebagai syarat pelunasan biaya haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Otoritas Arab Saudi akan melakukan pemeriksaan kesehatan jemaah secara acak. Jika ditemukan jemaah yang dinilai tidak layak istitaah (kemampuan) kesehatan, maka akan berpotensi dipulangkan.

Untuk itu, Gus Irfan mengajak jemaah untuk menjaga kesehatan sejak dini agar pada waktu keberangkatan nanti dalam kondisi sehat dan siap mengikuti rangkaian ibadah. “Kami juga mengajak jemaah menjaga kesehatan sejak sekarang agar pada waktu keberangkatan nanti benar-benar dalam kondisi sehat, juga harus memperhatikan imbauan yang disampaikan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk mentaati ketentuan istitaah kesehatan,” ujarnya.

Kementerian Haji menekankan bahwa penerapan standar kesehatan pada penyelenggaraan haji 2026 akan dilakukan sepenuhnya untuk memastikan keselamatan dan kelancaran ibadah haji. “Jika jemaah tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan, maka tidak dapat diberikan kesempatan pelunasan. Ini semata untuk memastikan keselamatan dan kelancaran ibadah haji,” tutur Gus Irfan.

Search