KLH: Indonesia Butuh 300 triliun Investasi Kelola Sampah

Indonesia tengah melaksanakan transformasi besar dalam pengelolaan sampah. Dari data Kementerian Lingkungan Hidup, saat ini telah tersedia 250 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Kemudian sebanyak 42.033 Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R), serta fasilitas modern seperti biodigester, Refuse-Derived Fuel (RDF). Selain itu, Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di 33 kota besar. 

Hanif mengatakan, transformasi besar ini diperkirakan membutuhkan investasi hingga Rp300 triliun dan membuka ruang luas bagi partisipasi multipihak. National Plastic Action Partnership (NPAP) diharapkan menjadi platform strategis untuk mobilisasi pendanaan non-pemerintah.  Hanif menyebut, biaya Rp300 triliun diperlukan untuk mencapai pengelolaan sampah 100 persen pada 2029. Termasuk untuk mentransformasi tempat pemrosesan akhir (TPA) open dumping.

Search