Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijamin akan terus berjalan di tengah konflik geopolitik di Timur Tengah dan upaya efisiensi anggaran pemerintah. Presiden Prabowo Subianto menyatakan dirinya ingin tetap bisa memberikan makanan kepada rakyat, maka dari itu program unggulannya itu tidak akan dihentikan. Selama ini, MBG menjadi prioritas bagi pemerintah yang dipimpin Prabowo. Makan Gratis diberikan untuk memperbaiki sumber daya manusia (SDM) sejak dini serta menggenjot pergerakan ekonomi.
Di tengah konflik yang terjadi di Timur Tengah, banyak pihak menyarankan dari berbagai pihak untuk menghentikan atau memangkas biaya program MBG terlebih dahulu karena membutuhkan anggaran besar. Hal itu dilakukan karena anggaran negara diperkirakan makin berat untuk menahan gejolak harga energi karena perang Timur Tengah.
Daripada uang negara digunakan untuk hal lain, apalagi sampai dikorupsi, Prabowo memilih agar anggaran negara digunakan untuk memberi makan kepada anak-anak yang stunting. Dia ingin tetap bisa memberikan makan kepada rakyat kecil yang membutuhkan. Dia juga menekankan MBG menjadi jurus strategis pemerintah untuk memperbaiki SDM di Indonesia. Urusan penghematan anggaran di tengah krisis karena konflik Timur Tengah, orang nomor satu di Indonesia itu meyakini masih banyak sekali bidang-bidang lain yang bisa ditekan anggarannya.
