Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan jalur pengembangan keterampilan bagi lulusan Sekolah Rakyat yang memilih bekerja. Pelatihan akan disesuaikan dengan minat, bakat, dan potensi siswa sebagai bekal memasuki dunia kerja. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan siswa Sekolah Rakyat memiliki pilihan melanjutkan pendidikan atau memasuki dunia kerja. Bagi siswa yang memilih bekerja, mereka akan diarahkan mengikuti pelatihan keterampilan sesuai potensinya.
Untuk mematangkan jalur tersebut, Kemensos melibatkan mantan Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas Pungky Sumadi, dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum keterampilan. Kurikulum tersebut diarahkan agar pelatihan siswa relevan dengan kebutuhan dan pilihan pekerjaan. Menurut Gus Ipul, keterampilan penting agar lulusan Sekolah Rakyat tidak hanya memiliki ijazah. Siswa juga perlu memiliki kompetensi yang dapat menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja.
Gus Ipul juga menekankan keberlanjutan pendidikan bagi siswa Sekolah Rakyat. Lulusan SD diarahkan melanjutkan ke SMP, sementara lulusan SMP dapat melanjutkan ke SMA Sekolah Rakyat atau jalur pendidikan lain. Siswa SMA yang berprestasi dan memenuhi persyaratan juga dapat mendaftar ke Sekolah Garuda. Pilihan tersebut menjadi bagian dari upaya membuka akses pendidikan lebih luas bagi siswa Sekolah Rakyat. Kemensos berharap penguatan pendidikan dan keterampilan menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik sekaligus kompetensi kerja. Dengan demikian, siswa memiliki lebih banyak pilihan membangun masa depan sesuai potensi masing-masing.
