Kemenkes Ungkap Sebaran Kasus Influenza di 38 Provinsi, Jawa Timur Tertinggi

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan adanya peningkatan proporsi spesimen positif influenza di Indonesia pada September 2026. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan, data per minggu ke-36 tahun 2026 menunjukkan proporsi spesimen positif influenza meningkat menjadi 51 persen, dibandingkan 37 persen pada minggu ke-35. Adapun subtipe influenza yang paling dominan ditemukan saat ini adalah A(H1N1)pdm09. Meski terjadi peningkatan deteksi, Aji memastikan bahwa tingkat aktivitas influenza di fasilitas pelayanan kesehatan secara nasional masih berada dalam kategori rendah.

Aji mengatakan, berdasarkan pemantauan Kemenkes, kasus influenza terbanyak ditemukan di tiga provinsi, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Kelompok balita menjadi kelompok usia dengan proporsi kasus influenza tertinggi, yakni mencapai 41,9 persen.

Untuk memantau perkembangan influenza di Indonesia, Kemenkes melakukan sejumlah langkah, mulai dari memperkuat surveilans hingga meningkatkan pemeriksaan laboratorium. Kemenkes memperkuat surveilans Influenza Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) untuk memantau tren penyakit, karakteristik virus, serta tingkat keparahannya. Selain itu, pemeriksaan laboratorium juga diperkuat, termasuk melalui RT-PCR dan pemantauan karakteristik serta genom virus untuk mendeteksi kemungkinan perubahan pada virus.

Search