Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberangkatkan 160 Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) tahap dua ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengiriman personel difokuskan untuk memperkuat pemulihan trauma psikososial serta kesehatan mental warga terdampak gempa bumi. Nakes disebar di empat wilayah meliputi Kabupaten Ngada Manggarai Manggarai Barat serta Manggarai Timur. Pelayanan medis dijalankan melalui unit puskesmas setempat dan dua fasilitas rumah sakit lapangan daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes Sumarjaya menggarisbawahi pentingnya pendampingan psikologis berkelanjutan guna memulihkan trauma mental warga penyintas guncangan gempa tektonik. Komunikasi edukatif diberikan langsung kepada kelompok rentan di area pengungsian secara bertahap.
Sumarjaya menekankan bahwa identifikasi dini terhadap potensi sebaran penyakit menular menjadi prioritas penanganan bencana alam. Pemantauan ketat kondisi sanitasi lingkungan dinilai efektif menekan ancaman penyebaran wabah di pemukiman darurat. Koordinasi lintas sektor terus dimaksimalkan demi menjamin ketersediaan logistik obat-obatan di lokasi bencana. Evaluasi penanganan darurat bakal dilakukan secara periodik bersama pemerintah daerah setempat.
