Ibu Kota Jakarta baru saja dinobatkan sebagai kota teraman kedua di Asia Tenggara (ASEAN) berdasarkan survei Global Residence Index 2026. Dalam survei tersebut, Jakarta berhasil mengungguli kota-kota besar di kawasan seperti Bangkok (Thailand), Manila (Filipina), Kuala Lumpur (Malaysia), hingga Hanoi (Vietnam). Sementara posisi pertama masih ditempati oleh Singapura.
Berdasarkan data Global Residence Index 2026, daftar 10 kota paling aman di Asia Tenggara beserta skor keamanannya adalah: Singapura (0,90), Jakarta (0,72), Bangkok (0,65), Vientiane (0,61), Hanoi (0,60), Kuala Lumpur (0,57), Phuket (0,57), Ho Chi Minh City (0,56), Phnom Penh (0,55), dan Manila (0,41).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan, keberhasilan ini erat kaitannya dengan kuatnya toleransi beragama serta pelestarian budaya. Menurutnya, lembaga internasional juga mempertimbangkan aspek kebudayaan dan toleransi sebagai bagian dari penilaian di luar indikator teknis keamanan. Sepanjang tahun ini, Jakarta dinilai berhasil menampilkan wajah keberagaman melalui berbagai perayaan lintas agama dan budaya yang digelar secara besar.
