Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan KRI Prabu Siliwangi-321, kapal perang terbaru Indonesia yang tiba di Jakarta pada Kamis. Kapal perang buatan Italia itu akan menambah kemampuan matra untuk menjaga kedaulatan laut. Ali saat jumpa pers usai penyambutan ketibaan kapal mengatakan dengan segala teknologi modern yang dimilikinya, kemampuan KRI Prabu Siliwangi-321 setara dengan yang dipunyai Australia, Singapura, dan Vietnam.
Dia menjelaskan KRI Prabu Siliwangi-321 dan kapal serupa yang telah datang lebih dahulu, yakni KRI Brawijaya-320, merupakan kapal patroli lepas pantai (OPV) yang bisa dikembangkan menjadi fregat (kapal tempur). “Ini saya rasa di kawasan Asia Tenggara, kalau dari segi ukuran, memang terbesar,” tuturnya. KRI Prabu Siliwangi-321 akan memperkuat jajaran TNI AL di bawah Satuan Eskorta Komando Armada II, Surabaya, Jawa Timur. Dalam waktu dekat, kapal tersebut akan diikutsertakan dalam latihan tempur.
Kapal dengan panjang 143 meter dan lebar 16,5 meter ini dirancang untuk menjalankan berbagai macam misi, seperti patroli, peperangan permukaan, bawah laut, maupun udara, pengawalan aset penting, operasi penegakan hukum laut, hingga misi kemanusiaan. Selain itu, juga dilengkapi dengan meriam utama OTO Melara 127 milimeter, meriam 76 milimeter Strales untuk target udara jarak menengah, 16 peluncur rudal vertikal untuk serangan udara, rudal Teseo Mk-2E untuk target permukaan, torpedo antikapal selam, hingga senjata otomatis jarak dekat.
