Imparsial Menilai Alasan Penunjukan TNI Aktif Jadi Dirut Bulog Serupa di Orde Baru

Wakil Direktur Imparsial Hussein Ahmad berkesimpulan bahwa keterlibatan TNI aktif dalam urusan sipil sudah terlalu banyak dalam pemerintahan Prabowo Subianto. Terbaru, pemerintahan Prabowo mengangkat Mayor Jenderal Novi Helmy Prasetya menjadi Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog). Hussein mengatakan dinamika keterlibatan TNI di ranah sipil di era pemerintahan Prabowo ini sudah mirip dengan zaman Orde Baru. Di era Presiden Suharto, yang juga mertua Prabowo, militer berperan sangat besar dalam urusan sipil. 

Hussein mengatakan alasan pemerintahan Prabowo menunjuk Mayor Jenderal Novi Helmy Prasetya sebagai Direktur Utama Bulog juga karena alasan pertahanan negara. Kementerian Badan Usaha Milik Negara baru saja menunjuk Novi Helmy menjadi Dirut Bulog. Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Hariyanto mengatakan penunjukan Novi sebagai Dirut Bulog bertujuan untuk mendukung program Presiden Prabowo, yaitu ketahanan pangan nasional. 

Hariyanto mengatakan alasan penunjukan Novi juga karena pengalamannya di bidang logistik pangan. Ia mengatakan Kementerian BUMN yang dipimpin oleh Erick Thohir itu melihat Novi Helmy memiliki koneksi luas di bidang pangan. Penunjukan Novi sebagai Dirut Bulog ini sudah mendapatkan persetujuan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Hariyanto mengatakan persetujuan itu terbit setelah lembaganya mempertimbangkan faktor strategis antara TNI dan Kementerian BUMN.

Search