Faktor Risiko 3 Penyakit Lansia yang Bisa Dites dalam Program Cek Kesehatan Gratis

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah dimulai pada 10 Februari 2025. Program ini hadir sebagai bentuk hadiah ulang tahun dari negara untuk masyarakat Indonesia. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama bagi kalangan lansia yang rentan terhadap berbagai penyakit serius. Dalam program ini, berbagai jenis pemeriksaan akan dilakukan, khususnya untuk mendeteksi risiko stroke, penyakit jantung, dan kanker yang sering ditemui pada lansia. Seperti yang disampaikan oleh Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi, program ini hadir sebagai upaya preventif untuk mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. Deteksi dini penyakit-penyakit ini dapat mengurangi beban kesehatan yang bisa dicegah. Maka, kenali terlebih dahulu faktor risiko dari penyakit-penyakit di bawah ini.

Stroke adalah salah satu penyakit yang memiliki angka kematian tinggi di kalangan lansia. Berbagai faktor dapat meningkatkan risiko seseorang terkena stroke, baik yang dapat dikendalikan maupun tidak. Faktor risiko yang dapat dikendalikan mencakup tekanan darah tinggi, obesitas, gaya hidup tidak aktif, pola makan tidak sehat, serta kebiasaan merokok. Selain itu, ada pula faktor risiko lain seperti diabetes dan kolesterol tinggi, yang juga berperan dalam meningkatkan risiko stroke. Namun, faktor yang tidak dapat dikendalikan, seperti usia dan riwayat keluarga, turut mempengaruhi peluang seseorang mengalami stroke.

Penyakit jantung juga merupakan salah satu penyebab utama kematian pada lansia. Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena penyakit jantung adalah tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, obesitas, serta kebiasaan merokok.

Kanker merupakan penyakit yang tidak hanya mengancam di usia lanjut tetapi juga sangat bergantung pada faktor risiko yang ada dalam kehidupan seseorang. Beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker pada lansia adalah kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebihan, obesitas, serta paparan zat kimia atau radiasi.

Search