Industri minyak atsiri Indonesia mulai menunjukkan taji di pasar global. Sepanjang 2025, nilai ekspor minyak atsiri Indonesia mencapai US$348,7 juta atau sekitar Rp5,6 triliun, berdasarkan data perdagangan pada HS 3301. Angka tersebut melonjak 34,4 persen dibandingkan ekspor pada 2024 yang tercatat sebesar US$259,5 juta. Dengan capaian itu, Indonesia menjadi eksportir minyak atsiri terbesar kelima dunia setelah India, Amerika Serikat, Prancis, dan Brasil. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan kenaikan ekspor tersebut menunjukkan permintaan terhadap produk minyak atsiri Indonesia masih cukup kuat di pasar internasional.
