Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara siap membangun sekitar 141 ribu unit rumah susun (rusun) subsidi di lahan hibah Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Maruarar menyampaikan lahan hibah seluas 30 hektare tersebut telah selesai proses serah terimanya kepada negara dengan melibatkan Kementerian Keuangan dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Dari sisi ekonomi, proyek hunian vertikal berskala besar itu berpotensi menambah pasokan rumah terjangkau di wilayah penyangga Jakarta yang selama ini menghadapi tekanan harga tanah dan tingginya kebutuhan tempat tinggal. Penambahan pasokan hunian juga dapat memicu aktivitas sektor konstruksi dan industri pendukungnya. Pemerintah menyatakan pembangunan rusun subsidi diarahkan untuk memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian yang layak dan terjangkau, terutama di kawasan yang dekat dengan pusat aktivitas ekonomi dan tempat kerja.
Sementara itu, Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan pembangunan hunian terjangkau di wilayah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh tempat tinggal yang layak. Meski demikian, realisasi proyek masih akan bergantung pada kesiapan pembiayaan, desain pembangunan, perizinan, serta skema penyaluran unit subsidi kepada masyarakat sasaran. Pemerintah belum merinci jadwal pembangunan maupun tahapan pelaksanaan proyek tersebut.
