Penelitian baru mengungkap hubungan peningkatan heat stress dengan makin besarnya risiko kesehatan di seluruh dunia, sekaligus menegaskan perlunya rencana penanganan panas dan sistem peringatan dini yang lebih baik. Heat stress sendiri merupakan kondisi ketika tubuh menerima paparan panas berlebih hingga tidak mampu lagi mendinginkan dirinya sendiri.
Melansir Eco Business, Jumat (31/6/2026) perubahan iklim memicu cuaca panas ekstrem yang sering terjadi dan sudah banyak diteliti. Namun, dampak tambahan berupa tekanan panas yang dirasakan oleh miliaran orang akibat cuaca ekstrem tersebut masih jarang dipahami secara mendalam. Panas ekstrem menyebabkan lebih banyak kematian manusia dibandingkan bencana cuaca ekstrem lainnya. Anak-anak dan lansia menjadi kelompok yang paling rentan. Masalah kesehatan yang sudah ada sebelumnya seperti asma, diabetes, dan penyakit jantung juga bisa menjadi sangat mematikan akibat panas.
