BPDP Tingkatkan Kuota Beasiswa SDM Sawit untuk Perkuat Daya Saing Industri Nasional

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menaikkan kuota penerima Beasiswa SDM Sawit menjadi 5.000 orang pada 2026. Jumlah tersebut meningkat 25% dibandingkan kuota tahun lalu yang mencapai 4.000 penerima. Kenaikan kuota ini menjadi yang terbesar sejak program Beasiswa SDM Sawit pertama kali dijalankan pada 2016. Hingga 2025, program tersebut telah menjangkau 13.265 mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP Mohammad Alfansyah mengatakan, peningkatan kuota dilakukan untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menyiapkan kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor perkebunan sawit. Program beasiswa ini menyasar mahasiswa jenjang diploma dan sarjana (S1) yang akan menempuh pendidikan di 42 lembaga pendidikan mitra BPDP yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Sasaran penerima meliputi keluarga pekebun, pekerja perkebunan, maupun masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan sektor kelapa sawit.

Menurut Alfansyah, program tersebut juga menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana sawit untuk pengembangan sumber daya manusia. Selain mendukung pendidikan, beasiswa diharapkan dapat memperkuat regenerasi tenaga kerja perkebunan yang semakin dibutuhkan seiring berkembangnya industri sawit nasional.

Search