Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia. Informasi tersebut tertuang dalam Peringatan Dini No: B/MR.01.02/PDGT/8/DMM/XII/2025 yang berlaku pada 9 Desember 2025 pukul 07.00 WIB hingga 12 Desember 2025 pukul 07.00 WIB. BMKG melaporkan bahwa Bibit Siklon Tropis 91S yang terpantau di Samudra Hindia barat daya Lampung memicu peningkatan kecepatan angin dan ketinggian gelombang di berbagai perairan.
Menurut BMKG, pola angin di wilayah Indonesia bagian selatan bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 6–25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, Laut Jawa bagian barat, dan Laut Arafuru bagian timur.
Samuel menegaskan bahwa kondisi atmosfer akibat bibit siklon dapat berubah secara dinamis Untuk itu masyarakat, khususnya nelayan dan operator pelayaran, untuk selalu memperbarui informasi gelombang tinggi dari BMKG. BMKG juga menekankan pentingnya kewaspadaan bagi wilayah pesisir yang rentan terhadap cuaca ekstrem, angin kencang, dan potensi hujan lebat.
