Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga dan pelaku pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem dalam periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Ia menyebut musim hujan di Provinsi NTT biasanya diwarnai juga dengan potensi penambahan curah hujan, karena ada gangguan di atmosfer dan laut seperti pembentukan low pressure area yang bisa meningkat menjadi bibit siklon.
Lebih lanjut, bibit siklon 93S yg sempat menambah curah hujan di Manggarai Barat beberapa waktu lalu sekarang sudah semakin menjauh, dan tidak lagi mempengaruhi cuaca di wilayah Manggarai Barat. Hujan-hujan yang terjadi saat ini hanya karena memang pada periode musim hujan. Namun demikian, saat ini terpantau satu lagi daerah tekanan rendah di utara Australia yang mengakibatkan terbentuknya daerah belokan, pertemuan dan perlambatan kecepatan angin di wilayah NTT.
Walaupun tetap meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian, ia juga meminta warga dan wisatawan di Manggarai Barat tidak perlu khawatir berlebihan, mengingat kondisi cuaca saat ini masih merupakan bagian dari musim hujan normal di NTT. Ia juga meminta para pengguna jalan rute Labuan Bajo-Ruteng agar berhati-hati saat terjadi hujan, karena tentu saja jalanan akan licin dan jarak pandang berkurang. Masyarakat dan wisatawan juga disarankan rutin mengikuti informasi resmi BMKG agar aktivitas tetap aman dan nyaman.
