BI Pertahankan BI Rate 5,75% di Tengah Aksi The Fed hingga BoJ Naikkan Bunga

Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan sebesar 5,75% berdasarkan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 22-23 September 2026. Keputusan ini diambil meski sebelumnya The Fed dan Bank of Japan menaikkan suku bunga acuannya. 

Bank Indonesia memperluas insentif moneter, termasuk subsidi premi pada swap jual lindung nilai, DNDF, dan pendanaan luar negeri bagi portfolio inflows, pinjaman bank, serta foreign direct investment, guna memperkuat aliran masuk investasi portofolio asing dan pendalaman pasar uang‑valas. Kebijakan tersebut membuat nilai tukar rupiah menguat hingga pertengahan September, meski kemudian kembali mengalami tekanan global. Inflasi IHK Agustus tercatat 3,19 % yoy, lebih tinggi dari 2,88 % sebelumnya; BI berkomitmen menjaga inflasi dalam target 2,5 ± 1 % melalui bauran kebijakan moneter, kebijakan makroprudensial yang tetap longgar untuk kredit riil, serta kebijakan sistem pembayaran yang mendukung digitalisasi dan ketahanan infrastruktur.

Search