Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengungkapkan tinggi muka air banjir di beberapa titik Semarang Raya Jawa Tengah mulai menurun. Namun, BNPB mengatakan masih ada 13 kelurahan yang masih dikepung banjir hingga Minggu (2/11). Banjir mulai mengepung Semarang sejak Rabu (22/10) lalu.
Lebih lanjut menurut Abdul, tren penurunan tinggi muka air di Semarang Raya juga dipengaruhi oleh faktor cuaca. Beberapa hari terakhir, intensitas curah hujan juga mengalami penurunan hingga 70 persen setelah BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca. Menurut BNPB, banjir di Semarang Raya tidak hanya tentang genangan air saja. Ada banyak permasalahan mulai dari tata ruang, perencanaan pembangunan hingga koordinasi penanganan bencana yang belum terkoordinasi dengan baik, sebagai penyebab banjir Kota Semarang sulit dikendalikan.
