Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu (28/1/2026) menyebabkan terjadinya sejumlah genangan di permukiman warga hingga ruas jalan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga Kamis (29/1/2026) pagi pukul 09.00 WIB, terdapat 20 RT dan 5 ruas jalan yang masih tergenang. Genangan terjadi seiring dengan meningkatnya status sejumlah pos pantau dan pintu air menjadi Waspada atau Siaga 3, di antaranya Bendung Katulampa, Pos Sunter Hulu, Pos Pesanggrahan, Pos Angke Hulu, hingga Pintu Air Manggarai dan Karet.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Muhammad Yohan mengatakan, genangan terparah terjadi di wilayah Jakarta Timur akibat luapan Kali Ciliwung yang dipicu curah hujan tinggi. Wilayah terdampak di Jakarta Timur meliputi Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan. Selain Jakarta Timur, BPBD juga mencatat genangan di wilayah Jakarta Barat yang meliputi 6 RT di Kelurahan Rawa Buaya dan Kedoya Selatan.
Tak hanya permukiman, genangan juga merendam sejumlah ruas jalan di Jakarta. BPBD DKI mencatat terdapat lima ruas jalan yang terdampak, dengan ketinggian air bervariasi antara 15 hingga 40 sentimeter. Ruas jalan tersebut di antaranya Jalan Meruya Selatan, Jalan Daan Mogot KM 12, Jalan Srengseng Raya, Jalan Ciledug Raya, dan Jalan Raden Inten II.
