AS Sebut Hamas tak Miliki Masa Depan di Gaza

Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Israel, Mike Huckabee, mendukung operasi militer Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza. Dia mengatakan, kelompok Hamas sudah tak memiliki tempat untuk masa depan Gaza.Huckabee menilai, serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023 merupakan sebuah titik balik yang harus ditangani Israel dengan caranya sendiri. “Kami tidak akan memberi tahu mereka bagaimana, bukan hanya membela diri, tetapi juga bagaimana membalas dendam atas pembantaian rakyat mereka,” ujarnya. Ketika ditanya perihal potensi jatuhnya korban jiwa pada masyarakat Gaza akibat operasi darat Israel di wilayah tersebut, Huckabee tak menyangkal adanya kekhawatiran tersebut.

Saat ini Israel tengah berusaha merebut kendali Kota Gaza. Meski hal itu ditentang komunitas internasional karena dikhawatirkan memperpanjang perang dan memperburuk krisis kemanusiaan di Gaza, Israel tak menghiraukannya.  Awal pekan ini, Hamas menyetujui proposal gencatan senjata yang identik dengan yang diterima Israel pada Juli lalu. Namun dengan serangan darat terbaru Israel, muncul pertanyaan apakah kesepakatan itu kini masih memungkinkan.  Menanggapi hal tersebut, Dubes Huckabee skeptis terhadap ketulusan Hamas dalam menyetujui kesepakatan gencatan senjata

Search