Anggota Komisi V DPR RI Sudjatmiko mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk memperketat pemeriksaan kelaikan kapal-kapal yang masih beroperasi. Sudjatmiko mengingatkan agar alat keselamatan, alat pemadam kebakaran, kondisi engine atau mesin, dan seluruh komponen yang berkaitan langsung dengan keselamatan pelayaran harus benar-benar diperiksa dan dipastikan berfungsi dengan baik.
Sudjatmiko mendorong Kemennhub melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kapal-kapal penumpang, terutama kapal yang sudah berusia tua atau pernah dipensiunkan di negara asalnya tetapi kemudian kembali digunakan di Indonesia. Menurutnya, keselamatan penumpang harus menjadi prioritas. Selain itu, ia meminta agar pengawasan dilakukan secara konsisten dan transparan agar masyarakat mendapatkan jaminan bahwa kapal yang mereka tumpangi memang aman untuk berlayar.
Sebelumnya dilaporkan KM Virgo Transport 8 mengalami hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sekitar pukul 02.05 WITA. Dari 243 penumpang, sebanyak 124 orang dinyatakan selamat, satu orang meninggal dunia. Sementara 118 orang lainnya masih dalam pencarian. Selain KM Virgo Transport 8, kapal Dekai Mas 3 juga dikabarkan mengalami hilang kontak sejak Kamis (10/9/2026) di perairan Selat Makassar. Sementara pada Juli lalu, KM Nurul Salsa tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Korban selamat yakni 58 orang, sementara tiga lainnya ditemukan meninggal dunia. Sisanya, 14 orang, belum diketahui keberadaannya.
