Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan anggaran program gentengisasi yakni penggantian atap seng menjadi genteng tanah liat atau batuan tidak mencapai Rp1 triliun dan masih dapat dikendalikan. Estimasi awal yang beredar dianggap terlalu kasar karena mengasumsikan seluruh rumah di Indonesia beratap seng, padahal hanya sebagian kecil yang memenuhi kriteria penggantian.
Program gentengisasi ini digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) untuk memperindah permukiman, membuat hunian lebih sejuk, tahan lama, dan estetis. Prabowo menyatakan keinginannya agar seluruh atap rumah di Indonesia menggunakan genteng.
Industri genteng nasional menyambut positif kebijakan ini. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita juga menyatakan Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) siap ekspansi karena utilisasi pabrik sudah mendekati 90 persen. Purbaya juga optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia melampaui 6 persen tahun ini dengan menggenjot sektor pemerintah dan swasta secara seimbang, serta perbaikan iklim usaha.
